Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Minimalisir Dampak Gempa, BPBD Berharap Kehadiran Alat Diteksi Peringatan Gempa Bumi

Zakaria RT • Selasa, 11 November 2025 | 18:51 WIB
AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN Kepala BPBD Tarakan Yonsep
AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN Kepala BPBD Tarakan Yonsep

TARAKAN - Meski Kaltara merupakan wilayah yang cukup rawan terjadi gempa bumi, namun hingga saat ini pemerintah belum memiliki alat pendeteksi dini terjadinya gempa bumi. Alhasil saat terjadi gempa, tidak adanya peringatan dini sehingga membuat masyarakat tidak siap.

Diketahui, sebenarnya Indonesia telah memiliki alat pendeteksi gempa seperti Earthquake Warning Alert System (EWAS). Namun demikian, jumlahnya masih terbatas.

Saat dikonfirmasi, Kepala BPBD Tarakan Yonsep mengakui belum adanya alat diteksi menyebabkan dampak kerugian yang maksimal saat terjadi gempa lantaran tidak ada peringatan.

Dikatakannya, pemerintah daerah (Pemda) sendiri pernah mengusulkan adanya alat tersebut. Kendati demikian, hingga saat ini belum adanya realisasi.

"Saat ini kendala kita, kita belum punya alat pendeteksi gempa bumi. Sehingga kalau terjadi gempa skala besar itu selalu menimbulkan banyak korban jiwa. Karena saat tempat terjadi kondisi masyarakat kita tidak siap, jadi potensi korban jiwa cukup besar. Kalau kita lihat gempa di jepang sebelumnya itu korban meninggal tidak sampai 10 orang. Sementara di Turki itu korbannya sampai ratusan orang," ujarnya, Selasa (11/11).

"Kedua perbedaan dampak gempa ini menandakan bahwa penditeksi gempa memiliki dampak yang besar meminimalisir korban jiwa. Setahu saya perencanaan pengadaan diteksi alat gempa sudah pernah dibahas tapi mungkin berhubungan kemampuan anggaran sehingga ini belum terealisasi. Saya belum pastikan apakah ini diusulkan setiap tahun atau tidak, yang jelas setahu kami sudah pernah," sambungnya. (zac)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #bpbd #gempa bumi