Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Gesekan Kabel hingga Cuaca Ekstrem, Ini Penyebab PJU Sering Rusak di Tarakan

Wildan Ratar • Kamis, 16 Oktober 2025 | 18:53 WIB
WILDAN/RADAR TARAKAN FAKTOR RUSAK: PJU-PJU di Tarakan yang rusak disebabkan beberapa faktor
WILDAN/RADAR TARAKAN FAKTOR RUSAK: PJU-PJU di Tarakan yang rusak disebabkan beberapa faktor

TARAKAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan membeberkan sejumlah faktor yang menyebabkan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa titik sering mengalami kerusakan.

Menurut Kepala Seksi Prasarana Dishub Tarakan, Denny Sukma Permana, kerusakan paling banyak disebabkan oleh faktor alam yang sulit dihindari, terutama pada wilayah dengan banyak pepohonan di sekitar jaringan kabel.

"Kerusakan PJU umumnya terjadi karena kabel jaringan bergesekan dengan ranting atau dahan pohon. Lama-kelamaan, gesekan itu membuat kabel terkikis dan robek. Saat kondisi lembap atau terkena embun, kabel yang rusak bisa menimbulkan korsleting dan menyebabkan kerusakan sistem," jelas Denny, Kamis (16/10).

Selain itu, faktor cuaca ekstrem juga menjadi salah satu penyebab utama. Ia menyebut hujan berkepanjangan dan sambaran petir ketika cuaca buruk sering kali memicu gangguan pada instalasi PJU.

Air yang merembes ke celah-celah perangkat dapat menyebabkan korsleting, terutama jika intensitas hujan tinggi dalam waktu yang sangat lama.

"Kalau hujan terus menerus, pagi sampai malam, air bisa masuk ke bagian sensitif dan menimbulkan konslet," ujarnya.

Denny menambahkan, tidak hanya faktor alam, faktor teknis juga berpengaruh terhadap umur pakai PJU. Beberapa komponen bisa rusak lebih cepat dari masa pakainya karena menahan beban listrik berlebih atau akibat arus pendek yang berulang.

"Kadang alatnya rusak sebelum waktunya karena sering menahan beban atau arus pendek," katanya.

Selain itu, fluktuasi daya listrik juga kerap menjadi penyebab lain yang tak kalah penting. Daya yang naik turun atau tidak stabil dapat merusak komponen elektronik pada sistem penerangan. Menurut Denny, gangguan seperti ini sering terjadi dan sulit diprediksi. "Kadang dayanya naik-turun, tidak konstan, itu juga pemicu kerusakan," sambungnya.

Lebih lanjut, Dishub Tarakan sejauh ini terus melakukan pemeliharaan rutin serta pemeriksaan di lapangan untuk mencegah gangguan serupa.

Ia berharap masyarakat turut membantu menjaga fasilitas penerangan jalan dengan tidak merusak maupun mengutak-atik jaringan yang terpasang, agar PJU tetap berfungsi optimal dalam menunjang keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di Tarakan.

"Untuk aduan layanan perbaikan penerangan lampu jalan bisa langsung menghubungi nomor aduan kami di 08115393636, nanti teknisi kami langsung menuju tempatnya," pungkasnya. (*wld)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #cuaca ekstrim #kaltara #pju