TARAKAN - Dalam upaya menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah potensi pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat, DPRD Tarakan mulai meninjau berbagai sumber pendapatan alternatif.
Salah satunya melalui pemanfaatan videotron yang dinilai memiliki potensi besar untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan.
Wakil Ketua I DPRD Kota Tarakan, Herman Hamid berpendapat, videotron-videotron bisa dimanfaatkan pemerintah kota, dalam hal ini menjadi tugas Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Tarakan sehingga menjadi salah satu sumber pendapatan unggulan.
"Selain jadi sumber informasi, penyewaan videotron dan papan reklame berpeluang besar menambah PAD, seperti di kota-kota besar," ujarnya, Kamis (9/10).
Menurutnya, keberadaan videotron seharusnya tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana penyebaran informasi publik semata, tetapi juga dapat menjadi sumber pemasukan bagi kas daerah.
"Dengan pengelolaan yang tepat, videotron kita mampu menarik kerja sama dari pihak swasta, terutama untuk kepentingan promosi dan iklan," sambungnya.
Kabarnya, alokasi DBH secara nasional diperkirakan akan mengalami pemangkasan drastis. Tarakan berpotensi mengalami pemangkasan sekitar 29 persen dari DBH sebelumnya.
Herman berharap, adanya sinergi oleh perangkat daerah agar potensi media berupa videotron yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal.
"Dengan begitu, Pemkot tidak hanya bergantung pada DBH, tetapi juga memiliki sumber pendapatan yang lebih mandiri dan berkelanjutan," jelasnya. (*wld)
Editor : Azwar Halim