TARAKAN - Jalan Amal Lama yang sebelumnya gelap akibat Penerangan Jalan Umum (PJU) rusak, kini kembali terang. Dinas Perhubungan (Dishub) Tarakan telah melakukan perbaikan setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kondisi tersebut.
Kepala Seksi Prasarana Dishub Tarakan, Denny Sukma Permana, mengatakan pihaknya menerima aduan dari warga pada Minggu (21/9).
Setelah laporan masuk, tim teknis Dishub langsung turun untuk melakukan perbaikan di hari yang sama.
“Kami dapat laporan PJU mati hari Minggu dari warga lewat layanan aduan, dan langsung kami kerjakan hari itu juga,” ungkap Denny, Selasa (23/9).
Dari hasil pengecekan teknisi, kerusakan disebabkan oleh Miniature Circuite Breaker (MCB) yang jatuh atau ngetrip sehingga aliran listrik ke PJU terputus.
Beberapa komponen juga ditemukan bermasalah, namun masih bisa ditangani segera.
“Kalau kerusakannya hanya MCB, bisa cepat kami atasi. Tapi kalau lebih parah, tentu butuh waktu lebih lama karena harus menyiapkan peralatan tambahan,” jelasnya.
Ia menambahkan, jumlah PJU yang terpasang di sepanjang Jalan Amal Lama sebenarnya sudah cukup untuk memberikan penerangan. Lampu-lampu tersebut tersebar mulai dari Simpang Dua Amal Lama-Amal Baru hingga mendekati kawasan pantai.
"Saya kurang tahu total pastinya berapa, tapi jumlahnya cukup tersebar dan sudah mampu menerangi setiap titik yang dulunya gelap," terang Denny.
Dengan perbaikan ini, Dishub memastikan kondisi jalan kembali terang dan aman dilalui masyarakat.
Denny juga berharap masyarakat dapat terus memanfaatkan layanan aduan resmi Dishub bila menemukan PJU yang rusak di titik lain.
"Insyaallah, masyarakat sudah aman dalam berkendara di Jalan Amal Lama, PJU sudah normal kembali," tutupnya. (*wld)