Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Persiapan Porprov II Kaltara 2026, Panwasrah Matangkan Finalisasi Cabor Akhir September

Eliazar Simon • Minggu, 21 September 2025 | 20:21 WIB
ISTIMEWA TINJAUAN : Tim Panwasrah Porprov II Kaltara 2026 meninjau sejumlah venue yang di Kabupaten Malinau beberapa waktu lalu
ISTIMEWA TINJAUAN : Tim Panwasrah Porprov II Kaltara 2026 meninjau sejumlah venue yang di Kabupaten Malinau beberapa waktu lalu

TARAKAN — Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara) terus melakukan persiapan intens menjelang perhelatan olahraga akbar tersebut yang akan digelar di Kabupaten Malinau tahun 2026 mendatang.

Ketua Panwasrah Porprov II Kaltara, Wiyono Adie mengatakan, pada akhir September 2025 akan digelar rapat koordinasi (rakor) penting yang melibatkan seluruh Pengurus Besar (PB) Porprov serta pengurus cabang olahraga (cabor) di Kaltara.

Agenda ini akan menjadi momen krusial dalam menentukan cabor apa saja yang akan dipertandingkan di Porprov II mendatang.

“Rapat ini akan membahas evaluasi penggunaan venue, kesiapan sarana-prasarana, serta finalisasi cabor. Kita juga akan tetapkan Tournament Director (TD) untuk masing-masing cabor dan bahas sistem pertandingan yang mengacu pada regulasi nasional, terutama PON,” ujar Wiyono kepada Radar Tarakan, baru-baru ini.

Menurut Wiyono, daftar cabor yang dipertandingkan masih bersifat kondisional. Namun, acuan minimalnya adalah jumlah cabor yang dipertandingkan pada PON wilayah NTB dan NTT, dengan kemungkinan ada tambahan cabor sesuai potensi daerah dan kesiapan tuan rumah.

“Beberapa cabor seperti ski air, layar, berkuda, dan golf hampir pasti tidak bisa dipertandingkan karena keterbatasan venue di Malinau. Jadi, kita akan selektif dan realistis,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa aturan akan ditegakkan dengan tegas. Jika ditemukan adanya penggunaan atlet non-KTP Kaltara, maka cabor tersebut akan langsung didiskualifikasi secara keseluruhan.

Dalam pembahasan seputar keterlibatan kabupaten/kota, Wiyono juga menyampaikan bahwa Kabupaten Tana Tidung (KTT) dipastikan tidak akan menjadi lokasi pertandingan satu pun cabor di Porprov II. Keputusan ini telah disepakati bersama dan disesuaikan dengan kondisi infrastruktur olahraga setempat.

Wiyono menegaskan bahwa Panwasrah akan memastikan Porprov II berjalan dengan transparan, profesional, dan sesuai regulasi.

“Ini organisasi, bukan asal main. Yang kita atur adalah rambu-rambu. Kalau ada yang tak patuh, ya silakan tidak ikut. Tapi kalau mau ikut, ikuti aturan. Kita ingin Porprov ini bersih dan bermartabat,” pungkasnya. (zar)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #Panwasrah #Porprov II Kaltara 2026