Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pelabuhan Tengkayu I Tarakan Terapkan Sistem Pembayaran Digital Terintegrasi

Eliazar Simon • Rabu, 17 September 2025 | 17:11 WIB
ELIAZAR/RADAR TARAKAN DIGITALISASI: Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menyaksikan langsung pelayanan pembayaran di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan yang menggunakan sistem pembayaran QRIS
ELIAZAR/RADAR TARAKAN DIGITALISASI: Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menyaksikan langsung pelayanan pembayaran di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan yang menggunakan sistem pembayaran QRIS

TARAKAN — Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor perhubungan laut melalui pelayanan berbasis digitalisasi. Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara resmi meluncurkan program Digi Pot (Digitalisasi Pelabuhan) di Pelabuhan Tengkayu I, Rabu (17/9).

Program tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan. Salah satunya dengan adanya layanan pembayaran secara digital dengan menggunakan QRIS, sebagai langkah awal menuju sistem transaksi nontunai secara menyeluruh di pelabuhan.

Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang mengatakan, peluncuran Digi Pot merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam meningkatkan kemudahan akses layanan dan memperkuat transparansi keuangan dengan memastikan semua pendapatan pelabuhan langsung masuk ke kas daerah.

“Semua transaksi nanti melalui digital. Ini dilakukan untuk mempermudah akses dan meminimalkan keruwetan birokrasi, serta memastikan pendapatan langsung masuk ke kas daerah,” jelas Zainal.

Lebih jauh, Gubernur menjelaskan bahwa inisiatif Digi Pot tidak hanya sebatas pembayaran retribusi, namun secara bertahap akan dikembangkan untuk mencakup pembelian tiket secara daring, biaya parkir, hingga pembayaran sandar kapal.

“Kami berharap Kaltara dapat menjadi percontohan bagi provinsi lain dalam hal transformasi digital layanan transportasi laut,” tambahnya.

Selain peluncuran Digi Pot, dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga mengumumkan kebijakan khusus berupa diskon 20 persen bagi penyandang disabilitas untuk setiap pembelian tiket speedboat reguler. Diskon ini berlaku seumur hidup dan penyandang disabilitas akan mendapatkan kartu khusus yang dapat digunakan di seluruh wilayah Indonesia.

“Ini benar-benar yang pertama kali, Kaltara menjadi provinsi pertama yang menerapkan sistem kartu disabilitas untuk mendapatkan diskon transportasi,” tegas Zainal dengan bangga.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kaltara, Idham Chalid menambahkan, program Digi Pot adalah sebuah sistem pembayaran digital terintegrasi yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan pelabuhan.

Sebagai langkah awal, sistem ini fokus pada pembayaran retribusi secara nontunai menggunakan QRIS, mesin EDC, dan transfer bank. Menurutnya, pada Oktober mendatang, akan mulai diimplementasikan fitur pembelian tiket secara daring.

“Ini bukan sekadar aplikasi, melainkan sebuah sistem pembayaran yang akan mengintegrasikan seluruh pengelolaan pelabuhan di masa depan dengan pelaporan digital,” terang Idham.

Dalam pelaksanaan awal, Digi Pot sudah didukung oleh dua agen pelayaran dari total 13 agen di Tarakan, Tanjung Selor, dan Nunukan, yang siap mengoperasikan 23 armada menggunakan sistem baru ini.

Program Digi Pot sendiri akan diterapkan secara bertahap di pelabuhan-pelabuhan lain yang berada di bawah kewenangan provinsi, termasuk di Bulungan, Malinau, dan Kabupaten Tana Tidung.

Terkait kebijakan diskon bagi penyandang disabilitas, Idham menyampaikan bahwa langkah ini sejalan dengan Undang-Undang yang berlaku. Sistem kartu disabilitas yang diterapkan di Kaltara ini juga menjadi yang pertama di Indonesia.

Rencananya, perwakilan dari organisasi disabilitas pusat akan mengunjungi Kaltara saat perayaan HUT Provinsi Kaltara bulan depan untuk memantau dan meninjau langsung implementasi program tersebut.

Transformasi digital yang diterapkan di Pelabuhan Tengkayu I ini merupakan langkah strategis yang memperkuat posisi Kaltara sebagai provinsi yang progresif dalam pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan layanan publik dan menunjang pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan inovasi ini, kami berharap dapat memberikan pelayanan transportasi yang lebih baik, efisien, transparan, dan inklusif bagi seluruh masyarakat,” pungkas Idham. (zar)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #Pelabuhan Tengkayu I Tarakan #qris