Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Soal Rencana Program Nikah Massal, Ini Penjelasan Kemenag Tarakan

Wildan Ratar • Senin, 15 September 2025 | 19:10 WIB
Kepala Kementerian Agama Kemenag Kota Tarakan, H. Syopyan, S.Ag, FOTO:WILDAN/RADAR TARAKAN
Kepala Kementerian Agama Kemenag Kota Tarakan, H. Syopyan, S.Ag, FOTO:WILDAN/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tarakan menyatakan kesiapan untuk menyelenggarakan program Nikah Massal Nasional jika sudah mendapatkan instruksi resmi dari pemerintah pusat.

Program ini dinilai akan disambut antusias oleh masyarakat, mengingat tren pernikahan di Tarakan yang meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya.

"Jumlah pernikahan tahun ini naik ratusan dibanding tahun lalu, apalagi kalau ada program nikah massal, gratis pula, pasti membeludak," ujar Syopyan, Kepala Kemenag Kota Tarakan, Senin, (14/9).

Menurutnya, lonjakan jumlah pasangan yang menikah tahun ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap pernikahan terus tumbuh. Jika program nikah massal nasional benar-benar digelar, diyakini jumlah pasangan yang mendaftar akan melonjak signifikan.

Terlebih lagi, program ini rencananya memang gratis dan lebih menyasar pasangan dengan keterbatasan ekonomi, sehingga diharapkan bisa membantu mewujudkan pernikahan yang layak dan sah secara hukum.

"Kita optimisnya pasti ramai yang daftar, jadi sekarang hanya persoalan menunggu jadwalnya kapan diselenggarakan," ungkapnya.

Menariknya, program nikah massal ini juga dilengkapi dengan bantuan tambahan berupa modal usaha mikro sebesar Rp 2,5 juta bagi pasangan yang telah menikah. Skema bantuan tersebut telah diterapkan di wilayah Jabodetabek, dan dinilai efektif dalam memberikan dorongan awal bagi pasangan yang baru memulai rumah tangga.

Namun, belum ada kejelasan apakah bantuan dengan nominal yang sama akan diberikan secara merata di seluruh Indonesia jika program ini diterapkan secara nasional.

"Kami belum tahu apakah bantuan modal usaha Rp 2,5 juta itu akan tetap diberikan di seluruh wilayah, termasuk Tarakan. Itu masih menunggu informasi lebih lanjut dari pusat," tambahnya.

Hingga kini belum ada informasi resmi terkait teknis pelaksanaan program nikah massal gratis di Tarakan. Kemenag Tarakan masih menunggu arahan dan petunjuk pelaksanaan dari pusat.

Meski demikian, pihaknya menegaskan kesiapan penuh jika sewaktu-waktu program tersebut diminta untuk segera dilaksanakan di daerah. "Kemenag Tarakan selalu siap jika sudah ada arahan resmi. Tentunya dengan koordinasi lintas instansi untuk mendukung kelancaran program ini di daerah," tutupnya. (*wld)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #nikah massal #Kemenag Tarakan