Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Deteksi Dini Penyakit, Puskesmas Karang Rejo Tarakan Gencarkan Layanan Cek Kesehatan Gratis untuk Warga dan Pelajar

Eliazar Simon • Rabu, 10 September 2025 | 20:40 WIB

 

GENCARKAN : Puskesmas Karang Rejo terus menggencarkan layanan CKG bagi warga umum maupun pelajar, FOTO:ELIAZAR/RADAR TARAKAN
GENCARKAN : Puskesmas Karang Rejo terus menggencarkan layanan CKG bagi warga umum maupun pelajar, FOTO:ELIAZAR/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit, Puskesmas Karang Rejo terus menggencarkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga umum maupun pelajar.

Layanan ini kini tidak lagi terbatas bagi masyarakat yang sedang merayakan ulang tahun, tetapi terbuka untuk seluruh warga di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo.

Kepala Puskesmas Karang Rejo Jumiati mengatakan, program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang dicanangkan Kementerian Kesehatan melalui aplikasi digital kesehatan seperti Sehat Indonesiaku dan Satu Sehat, serta layanan chatbot WhatsApp yang telah disiapkan oleh Kemenkes.

"Warga, kalau dulu kan hanya yang ulang tahun saja. Sekarang, sudah tidak harus menunggu ulang tahun untuk bisa mendapatkan layanan CKG. Semua bisa mendaftar," ujarnya.

Puskesmas Karang Rejo juga aktif menyasar kalangan pelajar melalui layanan jemput bola. Tim medis akan langsung mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar.

“Target kami ada 14.594 siswa yang tersebar di 29 sekolah. Jika saat pemeriksaan ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lanjutan, guru akan diberi pemberitahuan agar anak dibawa ke puskesmas bersama orang tua,” jelas Jumiati.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 2.232 orang telah mendaftar untuk pemeriksaan CKG. Namun, dari jumlah itu, baru 1.835 orang yang benar-benar datang dan menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan.

“Masih ada warga yang sudah daftar tapi tidak datang ke faskes. Ini menjadi kendala utama kami,” imbuhnya.

Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, Puskesmas Karang Rejo aktif melakukan sosialisasi langsung ke RT-RT di empat kelurahan wilayah kerjanya, yaitu Karang Rejo, Karang Balik, Karang Anyar, dan Karang Anyar Pantai.

Meski begitu, Jumiati mengakui bahwa animo masyarakat masih belum optimal. Salah satu faktornya adalah karena beberapa pemeriksaan lanjutan tidak bisa dilakukan di tempat dan tetap harus dilakukan di puskesmas.

“Mungkin karena ada pemeriksaan lanjutan yang tidak bisa langsung selesai di tempat. Tapi kami terus dorong agar warga tetap memanfaatkan layanan ini,” katanya.

Program CKG di wilayah Karang Rejo ditargetkan menyasar 35 persen dari total populasi di tahun 2025.

Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan setiap tahun hingga mencapai cakupan 100 persen pada tahun 2029, sesuai dengan roadmap nasional pemeriksaan kesehatan berbasis komunitas. Layanan ini terbuka untuk semua warga tanpa terikat faskes pertama maupun fasilitas BPJS tertentu.

“Pemeriksaan disesuaikan dengan usia dan faktor risiko. Sangat dianjurkan bagi yang punya riwayat hipertensi, penyakit jantung, stroke, atau usia di atas 60 tahun. Tidak harus sesuai faskes atau BPJS-nya, bebas,” tutup Jumiati. (zar)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #Puskesmas Karang Rejo #cek kesehatan gratis