Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pertamedika IHC Bersama IHC RS Pertamina Tarakan Luncurkan Program TJSL

Radar Tarakan • Rabu, 10 September 2025 | 09:09 WIB
ABADIKAN MOMEN: Direktur IHC RS Pertamina Tarakan dr. Nanang Sugiarto, MARS foto bersama dengan siswa SMP 12 Tarakan
ABADIKAN MOMEN: Direktur IHC RS Pertamina Tarakan dr. Nanang Sugiarto, MARS foto bersama dengan siswa SMP 12 Tarakan
KEPEDULIAN: Penyerahan bantuan timbangan bayi
KEPEDULIAN: Penyerahan bantuan timbangan bayi

TARAKAN – Pertamina Bina Medika (Pertamedika) Indonesia Healthcare Corporation (IHC) kembali menunjukan komitmenya untuk memberikan dukungan terhadap pembangunan yang berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) IHC.

Acara pembukaan program TJSL IHC tersebut berlangsung di IHC Rumah Sakit Pertamina Tarakan, lantai 4, Selasa (9/9) dan dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Kota Tarakan, Alias, SKM. M.Kes. 

Direktur IHC Rumah Sakit Pertamina Tarakan, dr. Nanang Sugiarto, MARS mengatakan, ada tiga program yang dilaksanakan yaitu peningkatan keterampilan (Upskill) kepada kader posyandu untuk mencegah stunting, posyandu hijau dan pelatihan bantuan hidup dasar. 

“Stunting ini adalah tanggung jawab kita bersama, tidak hanya tugas pemerintah tetapi kami juga mendukung pemerintah untuk memberantas stunting dengan berbagai program,” katanya.

Salah satu program yang dilaksanakan adalah upskill kepada kader posyandu yang ada di kota Tarakan.

Para kader posyandu diberikan pelatihan agar supaya para kader posyandu bisa mengetahui bagaimana cara mendeteksi anak stunting dan menangani anak stunting di wilayahnya.

“Para kader posyandu ini yang memperhatikan dan memberikan pelayanan kesehatan kepada anak - anak di wilayahnya melalui pemeriksaan yang dilakukan secara berkala,” ungkapnya.

Kemudian program posyandu hijau. Program ini bertujuan untuk mendukung kesehatan keluarga dan lingkungan masyarakat dengan menghadirkan tanaman obat dan keluarga (Toga) untuk menciptakan lingkungan yang sehat. 

“Tanaman obat – obatan ini bisa ditanam sekitar lingkungan posyandu, kami berharap seluruh posyandu di kota Tarakan memiliki tanaman ini yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” terangnya.

Selanjutnya adalah program pelatihan bantuan hidup dasar. Program ini merupakan pelatihan yang diberikan kepada siswa yang meliputi keterampilan dasar saat memberikan pertolongan pertama yang baik dan benar kepada korban yang mengalami kegawatdaruratan.

“Kita memberikan pelatihan kepada siswa khususnya SMP agar supaya siswa ini bisa mengetahui bagaimana cara melakukan pertolongan pertama yang baik dan benar kepada korban yang mengalami kegawatdaruratan di wilayahnya,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pertolongan di rumah sakit sangat ditentukan bagaimana korban ditemukan pertama kali oleh masyarakat sekitar.

Oleh karena itu, pelatihan bantuan hidup dasar ini sangat penting untuk dimiliki seseorang, terutama dalam situasi kegawatdaruratan dimana korban bisa diselamatkan dengan tindakan yang tepat.

“Kita beri pelatihan dimulai dari sekolah agar mereka bisa mengerti saat memberikan pertolongan bagi korban yang mengalami kegawatdarutan di wilayah sekitarnya, supaya bisa tahu bagaimana cara menolong, bagaimana cara mengangkat korban yang baik, begitu di rujuk kerumah sakit tingkat keselamatan lebih tinggi,” jelasnya.

Selain itu ada program IHC Goes to School. Program ini adalah edukasi kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaraan akan pentingnya kesehatan, pihaknya tidak hanya menerima pasien tetapi turun langsung kelapangan untuk melakukan promotif dan preventif.

“Melalui program ini kami ingin mendekatkan dengan masyarakat, kita juga perlu terjun ke masyarakat untuk melakukan upaya promotif dan preventif sehingga angka keberhasilan pertolongan yang kami lakukan di rumah sakit akan lebih baik,” tuturnya.

Manager Corporate Communication, Partaonan Doly Pane mengatakan, bahwa program ini sebagai bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo, seperti penanganan stunting dan makan bergizi gratis.

“Kami juga ingin memiliki peran untuk mendukung program Presiden Prabowo melalui Corporate Social Responsibility (CSR),” ujarnya.

Seperti program yang dilaksanakan di kota Tarakan. Program memberikan edukasi kepada kader posyandu, memberikan pelatihan bantuan hidup dasar kepada anak sekolah serta penanaman tanaman obat – obatan. 

“Kalau bantuan hidup dasar kita berkerjasama dengan BPBD Tarakan, kita berkolaborasi untuk memberikan pelatihan kepada siswa SMP,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dipilihnya kota Tarakan untuk menjalankan program TJSL IHC karena salah satu unit usaha Pertamedika IHC yakni IHC Rumah Sakit Pertamina Tarakan berada di kota Tarakan.

Semoga adanya program ini bisa memberikan manfaat untuk masyarakat di Tarakan dan Kaltara.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Kota Tarakan, Alias, SKM. M.Kes memberikan apresiasi yang tinggi terhadap program TJSL IHC yang secara konsisten hadir untuk membantu masyarakat di kota Tarakan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada IHC Rumah Sakit Pertamina Tarakan yang konsisten membuat program ini sebagai bentuk pertanggung jawaban sosial terhadap masyarakat,” tuturnya. 

Turut hadir dalam acara tersebut, Lurah Karang Anyar Pantai, Dinas Kesehatan Kota Tarakan, BPBD kota Tarakan, Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Juwata, PT. Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tarakan, PT Pertamina EP Tarakan, SMP 12 Tarakan, SDIT Ar Royan, Posyandu Anggrek Kuning, Posyandu Anggrek Bone, Manajemen dan perwira RS Pertamina Tarakan. (adv/dob)

 

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #Pertamedika IHC #Program TJSL