Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Intervensi Harga Beras Premium, Bulog Tarakan Distribusikan Beras melalui Program SPHP

Zakaria RT • Selasa, 9 September 2025 | 19:51 WIB
AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN GPM: Ilustrasi suasana aktivitas GPM penyaluran beras SPHP
AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN GPM: Ilustrasi suasana aktivitas GPM penyaluran beras SPHP

TARAKAN - Guna memastikan seluruh masyarakat dapat menjangkau konsumsi beras layak dengan harga terjangkau, Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Tarakan terus mengembangkan jaringan distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat.

Selain bertujuan dapat dijangkau masyarakat beras SPHP dimaksudkan untuk mengintervensi harga beras premium di pasaran yang rawan dinaikan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Perum Bulog Subdivre Tarakan, Sri Budi Prasetyo menerangkan, saat ini stok beras SPHP di gudang Bulog Tarakan sebanyak 1.214 ton yang diperuntukkan untuk wilayah Tarakan dan Nunukan.

Kendati demikian, ia menjelaskan jika penyaluran difokuskan pada Kota Tarakan sebesar 90 persen.

"Stok beras cadangan pemerintah saat ini sebanyak 1.214 ton. Terus untuk gula kami ada 35 ton. Untuk minyak goreng kurang lebih ada 308 ribu liter. Untuk penyaluran sampai saat ini yaitu 294 ton. Ini untuk Tarakan dan Nunukan tapi memang Nunukan belum terlalu masif. Kalau dilihat 90 persen realisasi di Tarakan dan 10 persennya di Nunukan," ujarnya, Selasa (9/9).

"Karena memang kondisi di Nunukan kan memang perlu effort lebih. Kami baru mencari strategi bagaimana masyarakat Nunukan ini berusaha memperoleh harga yang lebih terjangkau. Sebenarnya kalau dilihat dari konsumsi data beras BPS, itu 1 banding 1. Kalau di Tarakan kebutuhan di Tarakan 1,6 juta, di Nunukan kurang lebih 1,4 juta ton. Rasio kebutuhannya tidak jauh berbeda," sambungnya.

Adapun untuk penyaluran beras SPHP melibatkan 7 akses. Sehingga dengan banyaknya akses diharapkan dapat dijangkau seluruh masyarakat khususnya masyarakat kelas menengah ke bawah. Bulog memastikan semua beras SPHP yang dijual pada mitra memiliki harga yang sama. Lanjutnya, jika terdapat outlet yang menjual dengan harga berbeda maka pihaknya mempersilahkan masyarakat untuk melapor.

"Hanya saja, rasio untuk peminat beras SPHP ada perbedaan karena kita tahu sendiri di sebatik dan Nunukan juga memiliki sawah yang artinya sebagian dari kebutuhan beras masyarakat bisa dipenuhi dari hasil pertanian mandiri. Jadi untuk stok yang ada di kami, ini kami salurkan melalui 7 saluran. Pertama melalui instansi pemerintah, kedua koperasi merah putih," terangnya. (zac)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #Intervensi Harga Beras Premium #Bulog Tarakan #SPHP