Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Ada Titik Rawan Lakalantas yang Jarang Terpublikasi, Dishub Tarakan Imbau Warga Laporkan

Wildan Ratar • Selasa, 9 September 2025 | 19:43 WIB
Kepala Bidang LLAJ Dishub Tarakan, Mohdi, FOTO:WILDAN/RADAR TARAKAN
Kepala Bidang LLAJ Dishub Tarakan, Mohdi, FOTO:WILDAN/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di sejumlah titik rawan kecelakaan.

Beberapa ruas jalan di Tarakan diketahui memiliki potensi tinggi terjadinya insiden lalu lintas, baik karena kondisi jalan yang menurun, tikungan tajam, maupun minimnya penerangan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Tarakan, Mohdi mengatakan, pihaknya rutin melakukan pemantauan, namun, tidak semua titik rawan bisa terdeteksi dengan cepat.

“Kami sudah punya data titik-titik rawan kecelakaan, tapi tentu tidak menutup kemungkinan ada lokasi baru yang belum terpublikasikan. Karena itu, kami sangat mengharapkan laporan dari masyarakat,” ujarnya, Selasa (9/9).

Disinyalir, masih banyak wilayah yang jarang terpublikasi padahal kerap menimbulkan kecelakaan, baik itu kecelakaan ringan maupun berat.

Mohdi meminta warga untuk melaporkan setiap ada wilayah baru yang menjadi titik rawan kecelakaan. Baginya, laporan warga sangat membantu pemerintah dalam mengambil penanganan cepat.

“Kalau ada laporan, tim bisa langsung turun melakukan survei. Dari situ bisa kita putuskan apakah perlu penambahan rambu, perbaikan marka jalan, atau penerangan tambahan,” jelasnya.

Salah satu daerah yang jarang diketahui menjadi titik rawan kecelakaan adalah daerah persimpangan Karang Balik, di sana kerap terjadi kecelakaan ringan akibat banyaknya parkir liar di pinggir jalan.

Ada pula daerah jalan setelah naik Gunung Amal yang berpasir, sehingga beberapa kali membuat pengendara motor tergelincir dan terjadi kecelakaan tunggal.

“Di terusannya Gunung Amal misalnya, ada laporan jalan berpasir dan rawan kecelakaan, kasusnya sama seperti di Sebengkok juga ada,” sambungnya.

Ia menegaskan, keselamatan pengguna jalan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga butuh kerja sama dengan masyarakat.

“Kami berharap, warga lebih berhati-hati saat melintas. Gunakan helm, jangan kebut-kebutan, dan selalu patuhi rambu. Kalau ada jalur yang dirasa berbahaya, laporkan ke Dishub,” imbaunya. (*wld)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #lakalantas #Dishub Tarakan