TARAKAN – Dua anak perempuan dilaporkan hilang saat melakukan trekking pendakian di kawasan Sungai Putri, Juwata Kerikil pada Senin (1/9).
Keduanya yaitu Melisa (12) dan Yudit (12). Tim SAR akan terus berupaya maksimal demi keselamatan kedua korban dan mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melakukan aktivitas di alam terbuka.
Tim SAR gabungan dari Basarnas Tarakan bersama unsur terkait langsung bergerak melakukan pencarian dan evakuasi.
Kepala Basarnas Tarakan Syahril menjelaskan, informasi pertama kali diterima dari warga sekitar pukul 19.55 WITA. Dari lima anak yang melakukan pendakian sejak pukul 14.00 WITA, dua di antaranya hingga malam belum kembali ke rumah.
“Kami menerima laporan dari Ibu Ani, tetangga korban, terkait kondisi membahayakan yang dialami dua anak saat trekking di Sungai Putri,” ujar Syahril saat ditemui di Kantor SAR Tarakan, Selasa (2/9).
Lokasi kejadian berada di koordinat 3°23'16" N dan 117°34'51" E, sekitar 5 kilometer dari kantor Basarnas Tarakan, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.
Menurut Syahril, tim SAR langsung melakukan briefing dan berangkat menuju lokasi pada pukul 20.10 WITA. Setelah tiba di lokasi pukul 20.35 WITA, pencarian segera dilakukan di sekitar kawasan pendakian.
“Alhamdulillah, pada pukul 23.35 WITA salah satu korban atas nama Melisa berhasil ditemukan dalam keadaan selamat meskipun mengalami kelelahan. Korban segera kami evakuasi ke rumahnya di Persemaian,” jelas Syahril.
Sementara itu, korban kedua, Yudit juga berhasil ditemukan
oleh tim SAR gabungan yang juga melibatkan Polsek setempat, BPBD, serta keluarga dan masyarakat sekitar.
Dalam operasi ini, Basarnas Tarakan mengerahkan beberapa peralatan seperti Rescue Car D-Max, GPS, perlengkapan medis, serta alat komunikasi untuk mendukung kelancaran pencarian.
“Cuaca berawan tanpa hambatan berarti selama operasi berlangsung, sehingga pencarian dapat berjalan lancar,” pungkasnya. (zar)
Editor : Azwar Halim