TARAKAN - Pengamanan gabungan yang terdiri dari aparat TNI-Polri dan aparat penegak hukum lainnya telah tiba di lokasi demo kantor DPRD Kota Tarakan, Senin (1/9).
Dimana, pendemo yang tergabung dalam Aliansi Utara akan menyampaikan tuntutan mereka. Aliansi Utara, yang terdiri dari berbagai elemen mahasiswa dan ormas, akan menyuarakan aspirasi mereka.
Adapun tuntutan yang disampaikan oleh Aliansi Utara meliputi, pertama membatalkan tunjangan terbaru DPR RI disertakan poin-poin tunjangannya kemudian mendesak DPR RI melalui DPRD Kota Tarakan untuk mengesahkan kebijakan pro rakyat seperti, perampasan aset, RUU masyarakat adat dan mengedepankan kesejahteraan masyarakat dan pendidikan selanjutnya yaitu reformasi polri yang profesional.
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin.S.Manik mengatakan, peserta demo baik masyarakat maupun mahasiswa diminta untuk tetap tenang dan menjaga ketertiban Kota Tarakan yang selama ini cukup damai.
"Diharapkan para pendemo tidak mudah terprovokasi terhadap aksi-aksi yang mengarah ke tindakan anarkis," ujarnya.
Sampai berita ini diturunkan belum di ketahui jumlah pendemo dan statemen dari anggota DPRD Kota Tarakan terhadap aksi ini. (*nkh/).
Editor : Azwar Halim