Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Dari Gagal di Balikpapan, Kini “The Uncle Coffee” Jadi Salah Satu Resto Ternama di Tarakan

Radar Tarakan • Jumat, 29 Agustus 2025 | 10:24 WIB
Billy Desanta Sastra, Owner The Uncle Coffee Tarakan
Billy Desanta Sastra, Owner The Uncle Coffee Tarakan

TARAKAN – Jalan menuju sukses tidak pernah mulus. Hal itu dialami Billy Desanta Sastra, sosok di balik berdirinya The Uncle Coffee Tarakan.

Sebelum bisnisnya dikenal luas seperti sekarang, Billy pernah merasakan jatuh bangun, bahkan kebangkrutan, saat merintis usaha kuliner.

Billy memulai perjalanan kariernya di dunia pariwisata. Lulus dari Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bogor pada 2008, ia bekerja di perhotelan sejak 2012 hingga 2016.

Cita-citanya sebenarnya ingin berkarier di kapal pesiar. Namun, nasib membawanya ke Balikpapan setelah menerima tawaran membuka kafe bersama rekannya.

“Di Balikpapan kami coba buka kafe. Jalan setahun dua tahun, tapi akhirnya bangkrut. Saat itu rasanya berat sekali, tapi saya dan partner memutuskan untuk mencoba lagi,” cerita Billy.

Titik balik terjadi pada 2018. Billy bersama rekannya memutuskan pindah ke Tarakan. Setelah melakukan riset kecil tentang kondisi kota, mereka membuka The Uncle Coffee pertama kali di kawasan Karang Balik, Oktober 2018.

Dengan konsep berbeda dari kafe lain, Billy menghadirkan menu-menu yang saat itu belum banyak tersedia di Tarakan, mulai dari steak, molten cake, hingga avocado coffee.

“Puji Tuhan, respon masyarakat luar biasa. Dari bulan ke bulan grafik terus naik. Itu membuat kami yakin, Tarakan adalah tempat yang tepat untuk tumbuh,” katanya.

Kini, setelah tujuh tahun berjalan, The Uncle Coffee telah berkembang menjadi resto dengan 32 karyawan. Konsepnya pun berkembang, dari kafe kopi menjadi restoran dengan menu makanan lengkap yang bisa dinikmati berbagai kalangan.

Meski sempat terpukul saat pandemi Covid-19, Billy tetap menjaga komitmen. “Kami tidak melakukan PHK. Sistem kerja diubah jadi satu hari masuk, satu hari libur. Gaji tetap dibayarkan sesuai hari kerja. Walau pendapatan turun drastis, kami bertahan,” ucapnya.

Tidak hanya fokus pada bisnis, Billy juga memberi ruang belajar bagi generasi muda. Sejak 2024, The Uncle Coffee rutin menerima siswa PKL jurusan tata boga.

Baginya, mengajarkan praktik langsung di dunia food and beverage merupakan kontribusi kecil untuk perkembangan SDM di Tarakan.

“Harapan saya, ke depan Tarakan punya sekolah pariwisata. Kota ini potensinya besar. Kami ingin tetap konsisten menjaga kualitas dan bisa membuka lebih banyak lapangan pekerjaan,” tutup Billy.

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #The Uncle Coffee #Resto Ternama