Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

PAUD di Tarakan Dominasi Lembaga Swata, Begini Penjelasan Disdik Tarakan

Wien Ratar • Jumat, 22 Agustus 2025 | 19:25 WIB
PENDIDIKAN: Salah Satu Sekolah PAUD di Tarakan, FOTO:NATANAEL/RADAR TARAKAN
PENDIDIKAN: Salah Satu Sekolah PAUD di Tarakan, FOTO:NATANAEL/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Tarakan ada 113 lembaga sekolah jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terdiri dari Taman Kanak-kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), Tempat Penitipan Anak (TPA) dan Sekolah Paud Sejenis (SPS).

Kepala Seksi Pembinaan PAUD Disdik Tarakan, Abdul menjelaskan, yang terdata di dapodik tahun ajaran 2025/2026 secara keseluruhan semuanya aktif kemudian dari sisi kelembagaan lebih di dominasi oleh pihak swasta dibanding negeri yang sangat sedikit.

"Untuk TK berjumlah 62, KB 42, TPA 5 dan SPS 4, dari keseluruhan ini yang negeri hanya 4 saja," ujarnya, Kamis (21/8).

Lanjutnya, sangat mengapresiasi pihak swasta karena sangat berkontribusi dalam dunia pendidikan di Tarakan kemudian mereka juga mendapatkan bantuan operasional pendidikan baik dari pemerintah pusat maupun kota yang dihitung berdasarkan jumlah siswanya.

"Untuk lembaga swasta belum semua memiliki ijin karena masih dalam proses," jelasnya.

Abdul menambahkan, untuk mendapatkan ijin ini syaratnya minimal harus 2 tahun ada proses pembelajaran dan membuat laporan ke Disdik sehingga bisa di keluarkan ijinnya oleh Dinas Perizinan.

"Kami sudah menghimbau lembaga yang belum punya untuk segera membuat legalitasnya," katanya.

Pemerintah pusat juga mewajibkan belajar 13 tahun mengingat penting sekali pendidikan anak sebelum masuk ke jenjang SD namun sekarang masih dalam tahap melakukan tahap sosialisasi ke para orang tua.

"Masyarakat juga mulai sadar akan hal ini tentang dasar-dasar sebelum masuk ke jenjang lanjutan," ungkapnya.

Disdik juga menemukan beberapa kendala dari pihak PAUD swasta yang tidak berjalan lagi di kerenakan manajemen yang kurang baik sehingga kami selalu mengingatkan untuk memberikan job desk sesuai dengan keahliannya dan memperhatikan aset sekolah.

"Yang banyak di temukan itu masih banyak guru yang merangkap jadi TU dan lainnya sehingga tidak berjalan maksimal," pungkasnya.

Disdik berharap kesadaran masyarakat tentang pendidikan anak usia dini dapat meningkat dan mengantar anak mereka ke pendidikan usia dini untuk membentuk karakter yang lebih baik. (*nkh/).

Editor : Azwar Halim
#kaltara #Dominasi Lembaga Swata #disdik #paud