TARAKAN – Akses transportasi laut di Kalimantan Utara kini semakin ramah bagi penyandang disabilitas.
Speedboat Sadewa Marine menjadi pelopor yang telah menjalankan program potongan harga tiket sebesar 20 persen setelah penandatanganan MoU dengan Yayasan Faqih Hasan Centre (YFHC) dan HIPMI Kaltara pada 28 September 2024 lalu.
Direktur PT Sadewa Gemilang, Ade Kurniawan, menyebut kebijakan ini lahir dari kepedulian terhadap masyarakat disabilitas.
Baca Juga: Dugaan Keracunan Miras di THM Tarakan, 1 Pengunjung Tewas, 1 LC Kritis di ICU
“Diskon ini adalah bentuk perhatian kami. Sejak dulu orang tua kami sudah menanamkan pentingnya berbagi,” ujarnya.
Program tersebut berlaku untuk rute Tarakan–Nunukan, Tarakan–Sebatik, serta Tarakan–Tana Tidung (PP). Kebijakan serupa kemudian diikuti pemilik speedboat Andalas dan Limex pada jalur Tarakan–Tanjung Selor (PP).
Ketua YFHC, sekaligus insiator potongan 20 persen, Hasanuddin, mengapresiasi komitmen para pengusaha speedboat. Menurutnya, diskon ini tidak hanya meringankan biaya perjalanan, tetapi juga membuka akses mobilitas yang lebih inklusif.
Baca Juga: Penggunaan Teknologi dalam Pendidikan Jadi Tantangan, Ini Upaya Disdik Tarakan
“Kami berharap program ini bisa menjadi contoh bagi penyedia transportasi lain agar lebih ramah bagi penyandang disabilitas,” katanya.
Kini, para pengusaha speedboat yang tergabung dalam GAPASDAP Kaltara telah sepakat memberikan potongan minimal 20 persen untuk penumpang disabilitas, bahkan tidak menutup kemungkinan berlaku untuk seluruh Indonesia.
Meski begitu, teknis pelaksanaan masih menunggu arahan Dinas Perhubungan Kaltara dan regulasi dari pemerintah provinsi.(ana)