Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tanggulangi Sampah Laut, DLH Tarakan Ingin Perbanyak TPS3R di Wilayah Pesisir

Wildan Ratar • Senin, 21 Juli 2025 | 16:17 WIB
SAMPAH PESISIR: Kondisi sampah di wilayah pesisir Pantai Amal, Tarakan.FOTO: WILDAN/RADAR TARAKAN
SAMPAH PESISIR: Kondisi sampah di wilayah pesisir Pantai Amal, Tarakan.FOTO: WILDAN/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Kota Tarakan yang secara geografis dikelilingi laut masih menyimpan permasalahan sampah di wilayah pesisir, baik pengelolaan maupun pencegahan belum mampu mengatasi polemik tersebut.

Sampah-sampah plastik di wilayah pesisir, sebut saja Pantai Amal, Tanjung Pasir, Selumit Pantai dan lain-lain terus menumpuk dan tidak lagi menjadi pemandangan langka.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan, Edhy Pujianto menyebut volume sampah yang meningkat di wilayah pesisir disebabkan oleh aktivitas pemukiman dan limbah rumah tangga yang tidak terkelola dengan baik.

Dirinya mengungkapkan butuh pengelolaan sampah yang benar dari rumah, lalu ketersediaan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Reduce, Reuse, Recycle (3R) agar dapat menampung volume sampah dengan mendaur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat.

"Harapan kita adalah memperbanyak TPS3R di wilayah pesisir, sehingga sampah yang dihasilkan oleh masyarakat pesisir langsung dikelola di sana, tidak dibuang ke pesisir dan laut kita," ujarnya, Rabu (16/7).

Selama ini DLH Tarakan kerap melakukan aksi pembersihan berkala di daerah pesisir untuk mengurangi sampah laut, namun cara tersebut dianggap hanya memberikan efek jangka pendek.

"Selain edukasi kita juga sering melakukan aksi clean up, pembersihan bersama teman-teman komunitas pecinta alam, tapi ya namanya kita hanya mengobati pasti kambuh lagi, makanya lebih baik mencegah," terangnya.

Edhy menegaskan yang terpenting dalam penanggulangan sampah pesisir adalah kesadaran masyarakat itu sendiri, tugas DLH adalah memberikan edukasi, membuat program dam memfasilitasi dalam pengelolaan.

"Yang paling penting adalah bagaimana kami menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak buang sampah di laut, memilah sampah dari rumah dan menyetor sampah ke bank sampah, lalu dikelola lagi di TPS3R agar bermanfaat, seperti jadi bahan bakar minyak yang telah terealisasi di wilayah Karang Rejo," pungkasnya. (*wld)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #DLH Tarakan #sampah laut #TPS3R