Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Gunung Selatan Dipenuhi Sampah, DLH Tarakan Akan Tangkap Basah Pelaku

Wildan Ratar • Senin, 21 Juli 2025 | 16:08 WIB
KURANG KESADARAN: Kondisi wilayah Gunung Selatan yang dipenuhi sampah sepanjang pinggir jalan raya.FOTO: WILDAN/RADAR TARAKAN
KURANG KESADARAN: Kondisi wilayah Gunung Selatan yang dipenuhi sampah sepanjang pinggir jalan raya.FOTO: WILDAN/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Wilayah Gunung Selatan, Kota Tarakan masih menjadi zona rawan pembuangan sampah liar, kebiasaan masyarakat membuang sampah di sana masih belum dapat diantisipasi hingga saat ini.

Terbaru, tumpukan sampah kembali mencemari area pinggir jalan raya dan hutan lindung Gunung Selatan, kondisi ini mencemari lingkungan dan mengundang bau yang tidak sedap.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan TPS3R, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan, Edhy Pujianto menyayangkan minimnya kesadaran oknum masyarakat akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

"Kita kecewa dan menyayangkan beberapa oknum dari warga yang masih bandel buang sampah di wilayah Gunung Selatan," ungkapnya, Rabu (16/7).

Menurutnya, program-program DLH seperti program Sampah Semesta Mandiri masih kurang dijalankan dengan baik oleh masyarakat setempat, beragam upaya telah dilakukan DLH untuk mengatasi permasalahan sampah di wilayah tersebut namun belum dibarengi kesadaran masyarakat.

"Harusnya tiap keluarga mengumpulkan sampah rumahnya, cukup bayar iuran nanti sampahnya dijemput oleh tim operasional, kita punya KSM, KPP dan TPS 3R yang ada di sana, tapi kembali dari kesadaran masyarakatnya lagi" terang Edhy.

Tarif iuran dalam program Semesta Mandiri sendiri cukup murah, hanya berkisar Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu, namun efeknya sangat berguna dalam mengatasi pengelolaan sampah di tiap wilayah.

"Masih banyak masyarakat yang tidak mengikuti program ini, malah memilih mengotori lingkungan," tambahnya.

DLH Tarakan sendiri mengaku kerap melakukan aksi pembersihan sampah di wilayah Gunung Selatan, namun kegiatan tersebut hanya menjadi solusi jangka pendek, karena sampah-sampah di sana akan selalu ada lagi.

"Kami tidak tinggal diam, selama ini kami bersama Pemkot didukung oleh beberapa komunitas dan kelompok masyarakat sering melakukan aksi pembersihan dan pengangkutan sampah-sampah yang ada di sana dan memasang spanduk larangan buang sampah," ujarnya.

DLH Tarakan juga bekerja sama dengan Satpol PP dalam menindak tegas oknum yang melakukan pembuangan sampah liar di area yang tidak semestinya, bahkan beberapa oknum sudah pernah berhasil ditangkap hingga dijatuhi sanksi.

Rencananya, patroli dan pantauan di wilayah Gunung Selatan akan kembali dikuatkan untuk menangkap basah pelaku yang membuang sampahnya di pinggir jalan raya, DLH memberi peringatan kepada masyarakat untuk tidak lagi melakukan perbuatan merugikan lingkungan tersebut.

"Peringatan keras dari saya kepada masyarakat, jangan coba-coba buang sampah di sana lagi, kami bersama Satpol PP akan melakukan patroli kembali, berusaha menangkap dan menindak oknum-oknum yang membuang sampah di wilayah Gunung Selatan, jika tertangkap siap-siap menerima hukuman dan sanksi yang berlaku," tegas Edhy. (*wld)

Editor : Azwar Halim
#Gunung Selatan #sampah #kaltara #DLH Tarakan