Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jaga Kelestarian Lingkungan, PT MMA, Nichirei Fresh dan Sagami Group Tanam Pohon Mangrove

Radar Tarakan • Sabtu, 19 Juli 2025 | 12:43 WIB
LESTARIKAN LINGKUNGAN: Penanaman Pohon Mangrove di Area Konservasi Liago, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.
LESTARIKAN LINGKUNGAN: Penanaman Pohon Mangrove di Area Konservasi Liago, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.

TARAKAN – PT. Mustika Minanusa Aurora atau PT MMA bekerja sama dengan Nichirei Fresh  dan Sagami Group melakukan penanaman 500 pohon mangrove di Area Konservasi Liago, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), pada Rabu (16/7/2025).


Acara penanaman pohon mangrove tersebut dihadiri Mr. Mitsukuchi, yang merupakan seorang ahli memasak tempura yang juga sebagai Presiden Sagami, hadir juga Mr. Mori, Manajer Pembelian dan Mr. Shih, Wakil Presiden PT. MMA.


Presiden Sagami, Mr. Mitsukuchi mengatakan bahwa tujuannya datang ke kota Tarakan untuk melihat langsung bagaimana proses budidaya udang secara alami yang dilakukan oleh para petani di tambak.


“Tujuan kedatangan kami ke kota Tarakan untuk melihat langsung proses budidaya udang di tambak, karena menurut kami udang yang di budidaya di alam itu sangat bagus kualitasnya dan udangnya sangat enak,” ujarnya.


Untuk melestarikan lingkungan, penanaman pohon mangrove akan terus dilakukan oleh Nichirei Fresh dan Sagami Group.

Sebab pohon mangrove sangat bermanfaat bagi budidaya udang di tambak, karena mangrove berperan untuk membantu dan menyediakan makanan secara alami bagi udang di tambak.


“Karena mangrove itu punya hubungan yang erat dengan udang dan dapat menghasilkan udang dengan kualitas bagus dan enak,” katanya.


Mr. Mitsukuchi menjelaskan, Sagami didirikan di Nagoya, Jepang, pada tahun 1970, memiliki sejarah lebih dari 50 tahun.

Saat ini, mereka mengoperasikan 266 restoran di seluruh Jepang, mempekerjakan 9.904 orang, dan berhasil mencapai penjualan 35 miliar JPY tahun lalu. Restoran mereka terutama menyajikan mie soba dan tempura (Udang yang digoreng dengan tepung).


Udang Black Tiger yang digunakan dalam tempura Sagami adalah produk PT. MMA. PT. MMA telah memasok produk ke Sagami sejak tahun 2006, difasilitasi oleh Nichirei.

Dengan Nichirei sebagai jembatan, kedua perusahaan memulai kolaborasi reboisasi mangrove di wilayah Tarakan pada tahun 2012.


Upaya ini dimulai dari Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) kota Tarakan dan kini telah meluas ke Area Konservasi Liago, memberikan kontribusi signifikan terhadap perlindungan lingkungan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).


“Tindakan ini dengan jelas menunjukkan komitmen kuat kedua perusahaan terhadap perlindungan lingkungan, dan mereka telah berjanji untuk melanjutkan upaya reboisasi mangrove di masa depan, memenuhi tanggung jawab sosial perusahaan mereka,” ungkapnya.


Setelah acara penanaman pohon, Mr. Mitsukuchi secara pribadi menyiapkan tempura Sagami menggunakan produk Nobashi dari PT. MMA.

Rasanya yang lezat membuat semua yang hadir terkesan.Dalam beberapa tahun terakhir, Sagami juga aktif mengembangkan bisnis restoran di luar negeri.

“Kami berharap Sagami akan membuka restoran di Tarakan di masa depan, bahkan memperluasnya ke seluruh Indonesia, memungkinkan konsumen Indonesia menikmati mie soba dan tempura Jepang yang lezat,” tuturnya. (adv/dob)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #PT Mustika Minanusa Aurora #kaltara #Jaga Kelestarian #PT MMA