TARAKAN - Unjuk rasa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Kota Tarakan yang menuntut Kapolda Kaltara untuk mundur dari jabatannya terkait adanya keterlibatan anggota Kepolisian Polda Kaltara dalam pelanggaran tindak pidana narkoba.
Menanggapi hal ini Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik ,langsung menemui aksi massa di depan Mako Polres Tarakan, di mana pihaknya akan menerima petisi yang di berikan terkait tuntutan para aliansi.
"Namun semua ada aturan hukum yang berlaku dan akan terus di kawal untuk menegakkan hukuman yang di berikan," ujarnya, Kamis (17/7).
Lanjutnya, sampai saat ini Kapolda Kaltara telah memberikan hukuman kepada anggota yang diduga terlibat baik kode etik maupun pidana.
"Mari kawal prosesnya, dan kami menghormati undang-undang keterbukaan publik," ungkapnya.
Kapolres menambahkan, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri kemudian komitmen kedepannya polres Tarakan akan melakukan tes urine kepada seluruh anggotanya.
"Kami akan melakukannya secara bertahap dan mulai besok saya yang pertama di cek," pungkasnya. (*nkh)
Editor : Azwar Halim