TARAKAN – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini tengah melakukan seleksi untuk program Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Nasional (SPOBNAS).
Program ini merupakan transformasi dari Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) yang dikelola oleh Kemenpora RI.
Seleksi ini ditujukan untuk menjaring atlet muda dari kalangan pelajar kelahiran 2007–2008 yang akan dipersiapkan mengikuti ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) yang dijadwalkan digelar pada Oktober 2025 mendatang.
“POPNAS ini seleksinya berjenjang. Kami cari atlet pelajar terbaik yang bisa bersaing di tingkat nasional,” ujar Kabid Olahraga Dispora Kaltara, Muhammad Husni.
Hingga saat ini, panahan masih menjadi cabang olahraga (cabor) unggulan yang konsisten mencetak prestasi bagi Kaltara. Selain panahan, atlet-atlet dari cabor tinju dan taekwondo juga menunjukkan progres positif.
“Untuk SPOBNAS, panahan tetap jadi cabor andalan. Yang sudah lolos kemarin itu untuk POPNAS ada tinju dan panahan. Taekwondo juga punya capaian bagus,” bebernya.
Dalam POPNAS nanti, Kaltara masih mengandalkan atlet-atlet panahan seperti Dzakira dan Dzakiya, yang sebelumnya telah mencatat prestasi di level nasional. Untuk regenerasi atlet, Husni menyerahkan pembinaan lebih lanjut kepada masing-masing pengurus cabor.
“Untuk regenerasi, kita serahkan ke cabor masing-masing. Tapi atlet andalan kita tetap disiapkan juga,” jelasnya.
Dispora Kaltara juga rutin melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pengurus cabor di tingkat kabupaten/kota, guna memantau dan memetakan atlet pelajar potensial yang tersebar di berbagai daerah.
“Sejauh ini, atlet panahan potensial tersebar di Bulungan, Tarakan, dan Malinau,” pungkasnya. (zar)
Editor : Azwar Halim