TARAKAN - Parkir liar truk di kawasan Taman Oval dan Pelabuhan Malundung di Lingkas Ujung yang telah steril dari semenjak diterbitkannya kebijakan sterilisasi oleh PT Pelindo pada Maret lalu kembali terlihat diisi beberapa truk yang memarkir lagi.
Area luar Taman Oval terpantau menjadi tempat parkir sejumlah truk dan kendaraan lain seperti mobil dan angkot, hal ini membahayakan pengendara yang melintasi kawasan bundaran tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Taranan, Ahmady Burhan membenarkan hal tersebut dan telah melakukan penertiban serta peneguran kepada beberapa pengusaha untuk melarang sopir truknya parkir di area luar Taman Oval Lingkas Ujung.
"Memang ada beberapa truk yang masih bandel, kita sudah mulai bergerak ke lapangan untuk menegur dan menertibkan sopir-sopir truk karena ini menyangkut keselamatan pengendara lain," ujarnya, Rabu (9/7).
Sebelumnya, polemik parkir di kawasan Taman Oval dan Pelabuhan Malundung sudah pernah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kota Tarakan pada Maret lalu, hasilnya, pengusaha sepakat untuk memindahkan kendaraan truknya ke lahan parkir inap milik pemerintah kota (pemkot) di samping Taman Berlabuh.
"Karena ini sudah pernah kita rapatkan dan kita sepakati bersama, jadi tidak boleh ada lagi parkir liar di area taman dan pelabuhan," sambungnya.
Penertiban dilakukan dengan menegur langsung ke sopir-sopir truk maupun mobil yang terciduk, khusus sopir truk langsung diarahkan untuk parkir di lahan parkir inap milik pemkot.
Beberapa pedagang asongan di depan pelabuhan juga ikut menjadi target penertiban oleh Dishub Tarakan dalam upaya memperluas ruas jalan dan menekan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di kawasan tersebut.
"Sudah kita tindak bersama tim gabungan pemkot, tak cuma ditertibkan tapi kita juga memberikan edukasi dan solusi kepada mereka," jelasnya.
Dishub Tarakan mengimbau masyarakat untuk tidak memarkirkan kendaraan di area luar Taman Oval dan Pelabuhan Lingkas Ujung karena area tersebut rawan kecelakaan sehingga harus steril dari parkir liar.
"Parkir kendaraan sesuai aturan, kita berusaha mencegah lakalantas untuk menciptakan Kota Tarakan yang aman dan nyaman," tutupnya. (*wld)
Editor : Azwar Halim