Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tugu Perabuan Jepang di Tarakan: Jejak Sejarah Pendudukan Jepang di Kota Minyak

Wien Ratar • Selasa, 8 Juli 2025 | 16:01 WIB

 

SEJARAH: Bentuk Tugu Perabuan Jepang yang berada Di Jl. Imam Bonjol, Gang III Markoni, Tarakan.FOTO: NATANAEL/RADAR TARAKAN
SEJARAH: Bentuk Tugu Perabuan Jepang yang berada Di Jl. Imam Bonjol, Gang III Markoni, Tarakan.FOTO: NATANAEL/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Pasukan tentara Jepang melancarkan serangan ke Tarakan pada tahun 1942 yang saat itu merupakan salah satu pusat produksi minyak bumi penting Hindia Belanda.

Serangan ini menandai dimulainya pendudukan Jepang di Tarakan, pendudukan Jepang di Tarakan berlangsung selama beberapa tahun, dan meninggalkan jejak sejarah yang masih dapat dilihat hingga saat ini.

Salah satunya, Situs Tugu Perabuan Jepang di Tarakan yang berada Jl. Imam Bonjol Gang III Markoni merupakan salah satu situs sejarah yang sangat penting dan bersejarah di Kota Tarakan.

Berdiri kokoh dengan bentuk segi empat pipih setinggi 2 meter dan lebar 50 cm, tugu ini memiliki tulisan huruf kanji yang menjadi ciri khas budaya Jepang.

Dibangun pada tahun 1933, jauh sebelum pendudukan Jepang di Tarakan selama Perang Dunia II, tugu ini awalnya digunakan sebagai penanda atau simbol kehadiran orang-orang Jepang di Tarakan yang berdagang.

Namun, takdir menentukan bahwa tugu ini kemudian digunakan sebagai lokasi untuk membakar jenazah tentara Jepang yang gugur dalam perang.

Banyaknya pejuang Jepang yang tewas dalam perang di Tarakan membuat tugu ini menjadi tempat yang sangat penting bagi warga Jepang.

Sampai saat ini, tugu ini masih banyak dikunjungi oleh warga Jepang yang datang untuk berziarah dan melakukan upacara perabuan.

Dengan lokasinya yang strategis, tugu ini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang penting di Tarakan.

Lebih dari sekedar situs sejarah, tugu ini menjadi simbol hubungan antara Indonesia dan Jepang dalam konteks sejarah, mengingatkan kita akan pentingnya memahami dan menghargai sejarah bersama.

Dengan mengunjungi tugu ini dapat memahami lebih dalam tentang sejarah Tarakan dan peranannya dalam Perang Dunia II, serta bagaimana peristiwa-peristiwa masa lampau membentuk identitas dan budaya saat ini. (*nkh/).

Editor : Azwar Halim
#wisata sejarah #perang dunia ii #sejarah tarakan #Tugu Perabuan Jepang #pendudukan jepang