Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Harumkan Nama Kaltara, Inilah Sosok Tabella Ismayati Assa Pelajar Asal Tarakan yang Lolos Paskibraka Nasional 2025, Dari Ekskul Iseng ke Istana Merdek

Wildan Ratar • Jumat, 4 Juli 2025 | 12:15 WIB

 

Photo
Photo


TARAKAN - Siapa sangka, langkah kecil yang dimulai dari kegiatan ekstrakurikuler di SMP justru mengantarkan Tabella Ismayati Assa, pelajar asal SMKN 1 Tarakan, ke panggung kehormatan nasional sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2025.


Tabella akan menjadi salah satu wakil Kalimantan Utara (Kaltara) untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Merdeka, pada HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Agustus mendatang.


Remaja 17 tahun ini bukan berasal dari keluarga militer atau birokrat. Ayahnya bekerja sebagai operator alat berat, sementara ibunya adalah seorang tenaga honorer di SMKS Maritim Indonesia Tarakan. Ia adalah anak pertama dari dua bersaudara, tumbuh dalam keluarga sederhana, namun penuh dukungan dan semangat.


“Awalnya saya ikut ekskul Paskibra hanya untuk mengisi waktu luang. Nggak pernah terbayang sampai bisa berdiri di Istana,” ujar Tabella saat diwawancarai Radar Tarakan, Kamis (3/7).


Namun, minat yang awalnya iseng berubah menjadi tekad kuat. Ia mulai serius menekuni baris-berbaris sejak masuk SMK. Dorongan dari para senior dan pelatih membentuk mental serta keyakinannya untuk menembus seleksi ketat Paskibraka.

PERJALANAN PENUH TEKANAN
Perjalanan menuju Paskibraka Nasional tidaklah mudah. Dari seleksi tingkat kota hingga nasional, Tabella harus melewati total 9 tahapan seleksi yang menguji fisik, mental, intelektual, dan kepribadian.


“Saya belajar banyak soal kebangsaan, menjaga pola makan, latihan PBB intens, sampai psikotes. Sehari-hari saya latihan fisik tiga kali seminggu untuk jaga stamina dan postur tubuh tetap ideal,” katanya.


Di tingkat kota dan provinsi, ada 5 tahapan seleksi: parade dan kesehatan, TWK-TIU, PBB, kesamaptaan, serta tes kepribadian dan minat bakat. Saat melangkah ke tingkat nasional, ia menghadapi 4 tahapan tambahan, termasuk pemeriksaan kesehatan pusat dan tes psikologi lebih mendalam.

DIDUKUNG KELUARGA DAN SEKOLAH
Tabella mengakui, dorongan dari keluarga dan lingkungan sekolah menjadi faktor penting keberhasilannya.

Ia merasa tidak sendirian menjalani latihan yang melelahkan dan proses seleksi yang menegangkan.


“Orang tua saya selalu mendukung penuh, begitu juga sekolah dan para senior yang jadi penyemangat di lapangan. Mereka bantu arahkan saya dari awal hingga pengumuman nasional,” ungkapnya haru.


Ketika namanya diumumkan lolos sebagai anggota Paskibraka Pusat, Tabella tak bisa menahan tangis. Ia langsung teringat perjuangan sejak SMP dan momen hampir menyerah karena fisiknya sempat drop saat seleksi.


“Doa saya saat itu hanya ingin lolos provinsi, tapi Allah kasih lebih. Ini di luar ekspektasi,” tuturnya.

PESAN UNTUK GENERASI MUDA
Bagi Tabella, tugas sebagai Paskibraka Nasional bukan sekadar mengibarkan bendera.

Ini adalah amanah besar yang tidak semua orang bisa dapatkan. Ia berharap bisa memberikan yang terbaik saat menjalankan tugas sakral di Istana Merdeka.


Ia juga membagikan pesan penuh semangat untuk teman-teman seusianya yang ingin mengikuti jejaknya:


“Jangan cepat menyerah, tetap semangat. Proses ini memang berat dan panjang, tapi bukan berarti tidak mungkin. Bangun mental yang kuat, jaga pikiran tetap positif, dan terus berusaha. Tidak ada proses yang sia-sia.” Tambahnya.


Kini, Tabella tidak hanya membanggakan keluarganya, tapi juga menginspirasi generasi muda di Kaltara bahwa tekad, disiplin, dan kerja keras bisa membawa siapa saja sampai ke panggung tertinggi negeri. (*/wld)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #Paskibraka Nasional 2025 #Tabella Ismayati Assa