TARAKAN - Dengan usainya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jenjang Sekolah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada 26 Juni 2025 lalu, hampir tidak ditemukan adanya Maladministrasi. Hal tersebut diungkapkan Kepala Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kaltara Maria Ulfah.
Iamenerangkan, sejauh ini pihak belum menemukan adanya indikasi maladministrasi pada pelaksanaan SPMB. Selain itu pihaknya juga belum menerima adanya laporan dari masyarakat terhadap keluhan pelaksanaan SPMB tingkat SMA/SMK sederajat.Namun ia mengimbau meski belum ditemukan bukan berarti dipastikan tidak ada persoalan pada SPMB SMA/SMK tahun ini.
"Sejauh ini kami belum menemukan adanya indikasi dugaan maladministrasi. Kami juga tidak menerima pengaduan masyarakat terkait pelaksanaan SPMB. Di SMA 1 berjalan dengan lancar dan informasi yang kami peroleh, dibandingkan keluhan tahun sebelumnya, tahun ini hampir tidak ada,” ujarnya, Senin (30/6).
"Sebelumnya di SMK 3 sempat ada laporan banyak siswa yang keliru yang salah upload dokumen, tapi sudah tertangani pihak sekolah. Selain itu ada juga keluhan dari operator sekolah yang mengalami kendala saat menghubungi orang tua siswa untuk memverifikasi berkas," sambungnya.
Diungkapkannya, adapun beberapa catatan ORI Kaltara yakni masalah komunikasi wali murid dan panitia SPMB. Selain itu pihaknya menilai jaringan listrik sudah berjalan cukup lancar sehingga dikatakannya, pelaksanaan SPMB sedikit lebih baik dari PPDB tahun lalu.
Meski demikian, masih ada kasus loading pada konfirmasi dokumen dari orangtua siswa. Lanjutnya, sejauh ini belum terpantau adanya pendaftar yang menggunakan Kartu Keluarga (KK) dengan menempel.
“Yang menjadi kendala bagi verifikator pada saat konfirmasi orang tua siswa ini agak lambat merespon atau tidak merespon terkait dengan konfirmasi dokumen-dokumen yang mereka upload. Mungkin karena adanya banyak pendaftar jadi mengalami loading. Atau orang tua tidak stay di monitor karena mengira saat mengupload sudah aman," jelasnya. (zac)
Editor : Azwar Halim