Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

ISPA Jadi Penyakit yang Mengkhawatirkan di Tarakan

Zakaria RT • Kamis, 12 Juni 2025 | 18:59 WIB
AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN Kepala Dinkes Tarakan dr Devi Ika Indriarti
AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN Kepala Dinkes Tarakan dr Devi Ika Indriarti

TARAKAN - Meski Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) belum menjadi perhatian khusus di masyarakat, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan menyebut ISPA menjadi salah satu penyakit yang cukup rawan di masyarakat.

Hal tersebut lantaran banyaknya penderita ISPA yang ditanggani Fasilitas Kesehatan (Faskes) di Tarakan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinkes Tarakan dr Devi Ika Indriarti M.Kes menerangkan, saat ini ISPA menjadi penyakit yang menempati posisi teratas daftar penyakit yang sering dikeluhkan oleh masyarakat.

Data ini berdasarkan penghimpunan dari puskesmas dan fasilitas kesehatan lainya di Kota Tarakan. Sehingga ia mengimbau, pentingnya menggunakan masker saat bepergian.

“ISPA ini walau tidak begitu populer di masyarakat tapi menjadi perhatian serius pemerintah. Kalau kita lihat laporan teman-teman puskesmas dan fasilitas kesehatan di Tarakan, ISPA menjadi salah satu penyakit dengan peringkat teratas yang sering ditemui," ujarnya, Kamis (12/6).

"Apalagi saat kondisi cuaca tidak menentu. Saat cuaca panas terik biasanya kita akan mencari minuman dingin. Tanpa kita sadari, hal ini bisa menjadi pemicu ISPA jika daya tahan tubuh kita sedang menurun. Terus kemudian badan kita sedang capek, kelelahan, daya tahan tubuh turun. Itu biasanya menyebabkan timbulnya penyakit sama kita, seperti demam, batuk, pilek, itu biasanya menjadi gejala awal ISPA,” sambungnya.

Selain itu, hal yang menjadi faktor terbesar adalah kondisi lingkungan yang berdebu serta polusi udara Kendaraan. Belum lagi, paparan asap rokok di tempat umum juga menjadi penyebab seseorang terkena ISPA.

Sehingga ia mengimbau agar masyarakat yang merokok dapat menghormati tempat tertentu yang tidak memperbolehkan untuk merokok.

"Kalau debu yang masuk ke saluran pernafasan, awalnya akan menyebabkan tenggorokan kering, ujung-ujungnya sakit, dan muncullah batuk dan pilek. Selain itu ada juga faktor pencetusnya, misalnya asap kendaraan atau aktivitas merokok. Makanya sangat penting kalau kita menghargai aturan larangan merokok untuk kenyamanan dan kesehatan orang lain," urainya. (zac)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #ispa #penyakit