TARAKAN - Pasca insiden mobil terbalik di tanjakan dekat SMPN 4 Tarakan, kondisi korban hingga kini masih dalam tahap observasi oleh tim medis di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT).
Kepala Bagian Tata Usaha dan Keuangan RSUKT, Ade Saktiawan mengungkapkan, korban merupakan dokter magang dan masih dalam pemeriksaan pada bagian kepala untuk memastikan tidak ada cidera berat.
"Korban sudah menjalani CT Scan untuk mengetahui apakah ada cidera kepala karena itu bagian vital ya, masih menunggu hasilnya tapi sejauh ini baik-baik saja,” ujarnya, Senin (9/6).
Ade menjelaskan tidak ada luka berat yang dialami korban, diketahui korban sebelumnya memang belum pernah melintasi jalan menanjak di kawasan SMPN 4 Tarakan sehingga kurang menguasai medan.
"Tidak ada luka berat hingga pemeriksaan sejauh ini, mungkin hanya shock saja," tambahnya.
Sebelumnya, Pada Sabtu (7/6) yang lalu terjadi kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah mobil operasional milik RSUKT di daerah tanjakan Jalan Hang Tuah atau dekat SMPN 4, Kelurahan Selumit sekitar pukul 14.00 WITA.
Mobil yang dikemudikan dokter magang penugasan RSUKT tersebut kesulitan untuk melewati tanjakan terjal, diwaktu bersamaan muncul kendaraan lain dari atas tanjakan sehingga menyebabkan korban lepas kendali, perlahan mobil mundur dan terbalik di area pekarangan rumah warga setempat.
Nelly, pemilik rumah mengaku terkejut dengan insiden naas tersebut, dirinya panik mendengar dentuman keras dan bergegas lari ke luar rumah melihat kondisi mobil sudah dalam keadaan terbalik.
"Jalan di sini memang cukup terjal dan menanjak, butuh keahlian bagi pengendara, ruasnya sempit" tutur Nelly.
Terkonfirmasi, Mobil Toyota Rush berwarna hitam tersebut memang sering digunakan dokter magang untuk kunjungan dan berkumpul bersama dokter pembimbing dalam agenda koordinasi dan evaluasi.
"Biasanya memang ada kegiatan laporan untuk membahas terkait pasien-pasien dan pelayanan, seperti evaluasi bersama dokter pembimbingnya," kata Ade.
Kondisi mobil terlihat rusak parah terutama di bagian atap, belakang dan kaca mobil, selain itu pagar rumah Nelly juga terlihat hancur akibat terlindas mobil, hingga saat ini mobil telah dievakuasi menggunakan mobil crane. (*wld)
Editor : Azwar Halim