TARAKAN - Adanya beberapa kejadian yang menewaskan masyarakat di kawasan pesisir seperti anak tengelam menjadi perhatian tersendiri bagi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan.
Sehingga hal tersebut membuat BPBD berencana memasang plang peringatan pada beberapa spot yang kerap dikunjungi masyarakat untuk beraktivitas.
Saat dikonfirmasi, Kepala BPBD Tarakan Yonsep mengakui jika beberapa spot rekreasi kawasan pesisir Tarakan cukup rawan terhadap kecelakaan.
Sehingga menurutnya, beberapa titik seharusnya terpasang papan peringatan untuk mencegah adanya aktivitas yang membahayakan keselamatan masyarakat.
"Yang menjadi tanggung jawab kami sebenarnya sudah jelas, yaitu berkaitan dengan edukasi terhadap masyarakat yang ada di daratan. Tetapi salah satu fungsi kami adalah mitigasi. Sehingga mitigasi ini mengarahkan kami untuk mempersiapkan segala sesuatu edukasi dari masyarakat atau tanda peringatan. Memang setelah ada berbagai peristiwa di Tarakan, kami berdiskusi juga memang sepertinya perlu ada pemetaan ulang di kawasan pesisir," ujarnya, (30/5)
"Karena rata-rata memang masyarakat kita tinggal di pesisir pantai. Secara regulasi kami melihatnya dari mitigasi kebencanaan. Oleh karena itu mungkin aspek ini akan kami koordinasikan dengan lintas sektoral sehingga banyak yang terlibat di sana seperti Dishub, termasuk kepolisian juga, Basarnas dan masyarakat. Jadi untuk rambu memang selama ini kami belum ada, jadi ke depannya kami akan lakukan perbaikan edukasi kepada masyarakat," sambungnya. (zac)
Editor : Azwar Halim