Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Ini yang Bikin Nelayan Tarakan Was-was saat Melaut

Wildan Ratar • Jumat, 30 Mei 2025 | 17:04 WIB
LUSTRASI WILDAN/RADAR TARAKAN CUACA LAUT: Ilustrasi nelayan sedang melaut saat kondisi badai.
LUSTRASI WILDAN/RADAR TARAKAN CUACA LAUT: Ilustrasi nelayan sedang melaut saat kondisi badai.

TARAKAN - Perubahan iklim yang kian terasa membuat nelayan di Kota Tarakan kesulitan memprediksi kondisi cuaca saat melaut.

Cuaca yang tak menentu, mendadak berubah dari cerah menjadi hujan lebat disertai angin kencang, membuat para nelayan was-was setiap kali mencari ikan di tengah laut.

"Memang beberapa tahun ke belakang cuaca susah diprediksi, tidak seperti dulu kita nelayan tahu pertanda cuaca mau badai, sekarang gak kelihatan,” ungkap Upe, salah seorang nelayan di Tanjung Pasir, Jumat (30/5).

Ketidakpastian ini tak hanya mengancam keselamatan mereka, tetapi juga berdampak pada hasil tangkapan harian yang dikhawatirkan menurun, sehingga pasokan ikan di pasar ikut berkurang.

"Saat ini masih sering melaut tapi agak was-was juga, kayak kemarin tiba-tiba hujan deras padahal awalnya terik, takutnya hasil tangkapan terganggu,” sambungnya.

Untuk mengantisipasi hal ini, nelayan sebelumnya telah dibekali pelatihan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan berupa sekolah lapang cuaca nelayan, program tersebut membantu para nelayan mendapat info cuaca sebelum melaut.

"Dulu sempat ada pelatihan dari BMKG untuk mengukur cuaca, kadang saya ingatin juga ke teman-teman nelayan yang punya handphone untuk cek cuaca di BMKG sebelum melaut," tukasnya.

Tak jarang beberapa nelayan kembali pulang saat baru diperjalanan menuju tengah laut, karena cuaca yang cerah tiba-tiba berubah jadi mendung. Beberapa yang lain terkadang memaksakan diri tetap melakukan aktivitas menjaring ikan di laut.

"Ya kadang ada yang maksa tetap ke laut, kalau saya langsung balik, emang aneh kadang cuaca lagi cerah, pas ke laut malah mau badai, jadinya ragu dan mempengaruhi hasil tangkapan harian," pungkasnya. (*/wld/ana)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #Melaut #nelayan