Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Penjambretan Kembali Terjadi di Tarakan, Warga Diminta Waspada

Eliazar Simon • Minggu, 18 Mei 2025 | 20:10 WIB
FOTO: ILUSTRASI/JPG
FOTO: ILUSTRASI/JPG

TARAKAN - Aksi penjambretan kembali menghantui warga Kota Tarakan. Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di kawasan Taman Anggrek, Kelurahan Pantai Amal, Tarakan Timur, pada Sabtu (10/5) lalu, sekitar pukul 19.00 WITA. Seorang wanita menjadi korban saat dalam perjalanan dari Pantai Amal menuju pusat kota.

Menanggapi kejadian tersebut, Kanit Pidum Polres Tarakan, IPDA Ghazy Prima Daffa mengatakan, laporan tersebut telah diterima pihaknya.

Saat ini, polisi sedang melakukan penyelidikan dan telah menurunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

"Tim sudah turun ke lokasi kejadian (TKP) dan akan memanggil korban serta saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi untuk dimintai keterangan," jelas IPDA Ghazy.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap aksi kriminal yang dialami atau saksikan oleh masyarakat.

Pihaknya memastikan akan berupaya mengungkap setiap kejahatan yang dilaporkan oleh masyarakat.

"Masyarakat tidak perlu takut atau ragu melaporkan kejadian serupa," tegasnya.

Sementara itu, rekan dari korban yang mengalami kejadian penjambretan yaitu Hariyati menjelaskan, kejadian itu terjadi saat korban melintasi tanjakan di sekitar Taman Anggrek.

Secara tiba-tiba, seorang pria tak dikenal mendekat dari samping dan merampas tas korban sebelum melarikan diri.

"Sekitar jam 7-an kak, teman saya dari Amal mau turun ke kota. Pas lewatin taman anggrek daerah gunung-gunung, tiba-tiba dari samping ngerampas tas teman saya," katanya.

Korban tidak sempat memberikan perlawanan karena pelaku bergerak cepat. Pria tersebut melarikan diri ke arah Kampung Enam.

Kondisi jalan yang gelap membuat korban kesulitan mengenali ciri-ciri pelaku.

"Nggak sempat dikejar. Nggak lihat motornya juga, soalnya gelap. Cuma lihat dia pakai motor hitam, nggak pakai helm, sendiri aja. Ke arah Kampung Enam sepertinya dia kabur," pungkasnya. (zar)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #penjambretan #kaltara #waspada