TARAKAN - Pasca dibuka untuk umum oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan pada 2023 lalu, Wisata Ratu Intan Pantai Amal masih menyisakan proyek pekerjaan yang belum tuntas.
Total panjang pengerjaan yang belum terselesaikan di kawasan tersebut sekitar 600 meter, belum ada tanda-tanda kejelasan kapan dilanjutkannya proyek tersebut.
Kepala Bidang Cipta Karya dan Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Tarakan, Abdul Rahim menjelaskan, timnya telah mengawal dua tahap proses pembangunan Kawasan Wisata Ratu Intan Pantai Amal.
Baca Juga: Bonus Atlet PON Masih Diproses, Ketua KONI Kaltara: Nilai Tidak Mengecewakan Atlet
"Tahap pertama dan kedua itu masing-masing 800 meter, berarti sudah 1,6 kilometer yang terbangun dari target 2,2 kilometer, sehingga menyisakan 600 meter lagi," ujarnya.
Dirinya mengatakan, kendala ada pada anggaran yang belum tersedia untuk menuntaskan proyek wisata tersebut, dalam dua tahap pembangunan yang lalu telah menghabiskan dana sebesar Rp 60 miliar.
"Alokasi anggaran belum ada untuk melanjutkan tahap ke tiga, tentu akan dituntaskan tergantung anggaran yang tersedia," sambungnya.
Baca Juga: Jelang Iduladha, Segini Harga Sapi dan Kambing di Peternak di Kota Tarakan
Abdul juga menjelaskan, anggaran yang ada di tahap satu dan dua bukan hanya untuk Kawasan Wisata Ratu Intan Pantai Amal saja, namun juga sekaligus pengerjaan akses jalan bagi warga sekitar.
Ia berharap anggaran segera turun dan kelanjutan sisa proyek dapat cepat terselesaikan. "Tentu harapannya cepat selesai sesuai target awal 2,2 kilometer, tergantung kebijakan pemda untuk proyek prioritas infrastrukturnya ," tukas Abdul.
Rencananya, ketika proyek Kawasan Wisata Ratu Intan Pantai Amal telah 100 persen tuntas maka pengelolaannya akan diserahkan ke Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Tarakan. (*wld)
Editor : Azwar Halim