Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Sempat Langka di Tarakan, Santan Instan Kembali Normal, Harganya Naik Dua Kali Lipat

Wildan Ratar • Minggu, 4 Mei 2025 | 14:13 WIB
HARGA NAIK: Stok santan Kara mulai banyak di salah satu toko sembako Tarakan. WILDAN/RADAR TARAKAN
HARGA NAIK: Stok santan Kara mulai banyak di salah satu toko sembako Tarakan. WILDAN/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Stok Santan Kara di pasaran Tarakan sempat mengalami kelangkaan yang mengakibatkan banyak masyarakat mengeluh, disinyalir karena pabrik pengolahan santan Kara mengalami penutupan sementara akibat terbatasnya Kelapa sebagai bahan baku utama pembuatan.

Namun, santan asli Indonesia produksi PT Sambu Group tersebut kini produksinya mulai kembali normal dan telah tersedia di berbagi toko sembako dan mini market Tarakan, namun dalam harga jual yang tinggi.

Guntur, salah seorang penjual santan Kara di toko sembako daerah Kelurahan Sebengkok mengatakan harga santan Kara naik dua kali lipat dari harga sebelumnya.

"Sebelum santan Kara langka itu cuma Rp 3.500, kadang Rp 4 ribu, sekarang udah normal stoknya tapi jadi Rp 7 ribu," ujarnya, Minggu (4/5).

Kenaikan harga santan Kara ini terasa berdampak pula ke pedagang-pedagang yang menjual makanan berbahan dasar santan, mereka terpaksa menaikkan harga jual dagangannya.

"Sudah mulai mudah dicari tapi harganya mahal sekali, kemasan kecil gitu sekarang Rp 7 ribu, ada yang Rp 8 ribu, masalah kelangkaan selesai timbul masalah harga lagi," keluh Sakinah, penjual sayur masak di daerah Kampung Bugis.

Sedangkan seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Ida, mengaku sempat beralih dari penggunaan santan Kara ke kelapa parut, walaupun harga kelapa parut juga ikut naik.

"Sebenarnya enakan santan Kara, lebih praktis pula, kemarin pas langka beralih ke kelapa parut tapi harga kelapa parut juga ikut naik, sekarang santan Kara sudah tidak langka tapi mahal," ungkapnya.

Kini, santan Kara sudah mulai terdistribusi secara normal di Tarakan namun terjadi kenaikan harga yang signifikan. Santan Kara sendiri telah menjadi salah satu bahan pembuatan makanan paling dicari dan dibutuhkan terkhusus oleh IRT dan pedagang makanan. (*wld)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #harga naik #santan instan