TARAKAN - Kondisi Pelabuhan Malundung Tarakan yang biasanya dipenuhi truk terparkir pada area pelabuhan kini sudah terpantau steril.
Hal ini dikarenakan PT Pelindo menerapkan kebijakan sterilisasi di kawasan Pelabuhan Malundung yang telah disepakati juga oleh pengusaha truk logistik dalam Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Tarakan.
Lahan parkir truk sendiri telah berpindah lokasi parkir inap di samping Taman Berlabuh, sebuah lokasi parkir yang sebenarnya sudah disediakan pemerintah kota (pemkot), namun baru diisi lantaran berbagai alasan.
"Lokasi parkirnya sudah tersedia, namun yang membuat truk-truk selama ini tetap parkir di daerah pelabuhan karena masalah biaya dan keamanan lokasi, akses keluar dari lokasi parkir yang tersedia tidak bisa fleksibel dan membahayakan pengendara lain," ujar Sabaruddin, Wakil Ketua ALFI Tarakan.
Sabaruddin berharap bisa diizinkan untuk pembukaan median jalan tepat di depan area keluar masuk lokasi parkir truk, agar tidak menimbulkan kemacetan dan kecelakaan.
"Saya sudah izin ke Dishub kalau bisa median jalan di depan lokasi parkir dibuka, sehingga truk langsung berputar tanpa hambatan," ungkapnya.
Menyikapi itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tarakan, Ahmady Burhan mengatakan perlu adanya koordinasi dengan Balai Jalan Nasional (BJN) terlebih dahulu.
"Karena lokasinya di Jalan Yos Sudarso yang berstatus jalan nasional, maka pembukaan median jalan di daerah itu butuh koordinasi dengan BJN terlebih dahulu," tukasnya.
Sterilnya kendaraan truk di kawasan Pelabuhan Malundung dimaksudkan untuk menimalisir potensi kecelakaan lalu lintas karena ruas jalan yang menyempit. (*wld)
Editor : Azwar Halim