TARAKAN- Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan memprediksi 3 hari kedepan beberapa wilayah di Kaltara berpotensi hujan sedang hingga lebat dan disertai petir.
Forecaster BMKG Tarakan, Danurahni Aryashta mengatakan, potensi turunnya hujan akan terjadi di malam hari hingga dini hari.
"Untuk wilayahnya diprediksi akan terjadi di Nunukan, Malinau, KTT hingga ke wilayah Tarakan," katanya, Rabu (23/4).
Pihaknya memprediksi potensi cuaca hujan sedang hingga lebat akan terjadi hingga tanggal 26 April mendatang. Hujan yang diprediksi akan mengguyur Kaltara hingga 3 hari kedepan dikarenakan adanya mobilasasi angin yaitu adanya bibit siklon tropis 96S di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Ini yang menyebabkan penarikan masa udara, kemudian kemudian di Kaltara terjadi pertemuan angin. Karena pertemuan angin ini menyebabkan peningkatan potensi pertemuan awan-awan hujan," jelasnya.
Ia melanjutkan, bibit siklon tropis 96S juga didapati di wilayah Maluku Selatan dan wilayah Papua. Itu yang menyebabkan terjadinya aliran siklon. Didapati bibit siklon tropis 96S menyebabkan penarikan masa udara dari Cina Selatan, sehingga terjadi adanya pertemuan angin di wilayah Kaltara menyebabkan peningkatan potensi pertemuan awan-awan hujan.
"Potensi itu akan terjadi di malam hari. Jadi karena terjadinya pertemuan aliran masa udara menyebabkan potensi hujan dari sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir," bebernya.
Dengan prediksi tersebut, pihaknya pun mengharapkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama masyarakat yang bermukim di wilayah rawan terjadi bencana.
"Karena untuk curah hujan yang terjadi berpotensi untuk menyebabkan genangan air hingga banjir. Terutama apabila kondis tersebut berlangsung hingga beberapa hari ke depan, ada potensi juga untuk tanah longsor juga," pungkasnya. (zar)
Editor : Azwar Halim