TARAKAN - Pasca digelarnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD Tarakan, kini DPRD Tarakan berkomitmen mendapampingi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tarakan dalam pembahasan insentif guru di DPRD Kaltara. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Tarakan Herman Hamid.
Saat dikonfirmasi, Herman menerangkan saat ini pihaknya masih menunggu catatan aspirasi dari masing-masing pihak sebelumnya menjadwalkan pertemuan bersama DPRD dan Disdik Kaltara.
Ia belum memastikan apakah pertemuan tersebut bersifat Rapat Dengar Pendapat (RDP) maupun tidak. Namun demikian, pihaknya berkomitmen akan mendampingi PGRI dalam pertemuan.
"Ini bagian dari komitmen kami sesuai yang kami sampaikan dalam RDP lalu untuk mengawal PGRI ke provinsi. Saat ini kami masih menunggu catatan harapan perwakilan PGRI Tarakan yang akan didibawa ke Tanjung Selor. Setelah itu selesai kami akan langsung Koordinasi ke provinsi menjadwalkan pertemuan," ujarnya, Minggu (20/4).
"Terkait bisa tidaknya insentif itu dikembalikan, itu berpulang kembali ke pemangku kebijakan. Kami hanya ikhtiar dalam berupaya, untuk hasilnya kita serahkan dengan yang di atas (pemerintah)," sambungnya. (zac)
Editor : Azwar Halim