TARAKAN - Semakin banyaknya investor yang masuk ke Kota Tarakan menjadikan Tarakan sebagai destinasi akhir pekan bagi masyarakat Kaltara yang ingin menghabiskan libur setiap minggunya.
Kondisi ini cukup disadari oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan untuk meningkatkan geliat perekonomian Kota Tarakan.
Wali Kota Tarakan H. Khairul menjelaskan bahwa dengan masuknya berbagai investasi di Tarakan, terbuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Oleh karena itu, ia berharap Tarakan Mall (TM) kembali terisi oleh gerai-gerai yang menghidupkan aktivitas mal.
"Kami berharap bangunan hotel yang ada di Tarakan Mall dapat kembali beroperasi juga. Harapan kami mudah-mudahan itu juga beriringan dengan dibukanya hotel yang sejak berdiri sampai sekarang belum dibuka," ujarnya, Senin (14/4).
"Dengan beroperasinya kembali sekaligus menghilangkan kesan mal tersepi di dunia. GTM itu kan satu-satunya mal di Kaltara. Pemerintah daerah ini akan mendukung setiap upaya menghidupkan kota ini. Terus terang, sebenarnya malu juga GTM dijuluki mal tersepi di dunia. Mudah-mudahan kesan itu bisa hilang," sambungnya.
Sementara itu, Manajemen Tarakan Mall, Agus Toni belum dapat memastikan dibukanya operasional hotel karena masih tergantung dari geliat GTM. Meski begitu, ia juga berharap hotel dapat dioperasikan agar dapat berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tarakan.
"Saya rasa kalau keinginan itu pasti ada. Nanti kita akan menyesuaikan, tergantung dari koordinasi pemilik dengan pemerintah. Kalau hotel ini beroperasi, statusnya hotel bintang 4 yang rencananya dilengkapi berbagai fasilitas. Di antaranya kolam renang yang berada di lantai atas gedung. Kalau jumlah kamarnya juga ada 190 kamar," bebernya.
Ia memastikan kondisi bangunan GTM masih kokoh berdasarkan pengujian tim yang sempat didatangkan manajemen beberapa waktu lalu untuk mengecek kondisi dan struktur bangunan.
"Tim ahli bangunan gedung (TABG) dan tim inspeksi bangunan sudah mengecek. Dari hasilnya dinyatakan layak. Doakan saja mudah-mudahan setelah bertambahnya investor ini ada peluang agar hotel dioperasikan," pungkasnya. (zac/ana)
Editor : Azwar Halim