Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Diduga BBM Jadi Penyebab Kerusakan Kendaraan Bermotor di Tarakan, Pertamina Lakukan Uji Sampel

Wien Ratar • Kamis, 10 April 2025 | 15:08 WIB
DIUJI: Pengambilan sampel BBM di salah satu SPBU Kota Tarakan. FOTO: NATANAEL/RADAR TARAKAN
DIUJI: Pengambilan sampel BBM di salah satu SPBU Kota Tarakan. FOTO: NATANAEL/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Menindaklanjuti keluhan yang ada di konsumen terkait dugaan kerusakan kendaraan bermotor setelah pengisian BBM jenis Pertalite, PT Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan Fuel Terminal Tarakan bergerak cepat melakukan pengecekan kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU dan Bengkel Toyota Sumber Harapan.

Sales Branch Manager Kaltimut V Fuel, Ferdi Kurniawan menjelaskan, untuk sempel BBM yang diambil dari bengkel mobil Toyota Sumber Harapan, akan dilakukan pengecekan lebih lanjut.

"Memang ada perubahan warna, kita akan melakukan pengecekan, untuk mencari apa yang menjadi penyebabnya, kendaraan ini bisa rusak," jelasnya.

Ferdi mengatakan, tidak semua kendaraan mengalami kerusakan yang diduga akibat pengisian BBM, namun hanya sebagian kendaraan yang ada di Tarakan.

"Kita bisa katakan, tidak seluruh kendaraan mengalami kerusakan yang sama," ujarnya kepada Radar Tarakan, Kamis (10/4).

Lanjutnya, di SPBU saat ini PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tarakan, sudah sangat ketat dalam pengecekan BBM, sebelum di distribusikan ke SPBU yang ada di Tarakan.

"Di mana tadi sudah dilakukan pengecekan di SPBU, baik dari warna, density dan temperaturnya," ungkapnya.

Dirinya menambahkan BBM yang di seluruh SPBU yang ada di Tarakan sampai saat ini dalam kondisi baik semuanya.

"Setelah dilakukan pengukuran menggunakan hydrometer, density dari Bensin ada di kisaran 715-770 kg/m³," tuturnya.

Banyaknya keluhan dari masyarakat kepada Pertamina soal BBM, Pertamina melakukan langkah kepedulian yaitu dengan membuka layanan bengkel gratis untuk masyarakat, tapi dengan beberapa syarat tertentu.

"Nantinya bisa dinikmati masyarakat yang mengeluhkan kendaraan nya setelah mengisi BBM di SPBU, dengan syarat bisa membuktikan jika terdampak," tuturnya.

Adapun rencana untuk membuka layanan bengkel gratis di Kaltara, masih menunggu arahan dari Balikpapan.

Terpisah Analisis Kebijakan Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Tarakan, Arini mengatakan, untuk sempel Pertamina sendiri pengecekan di lakukan di Lemigas dan sudah kirim dari satu bulan sebelumya, di mana sampai saat ini hasilnya belum keluar.

"Di Lemigas itu yang mengontrol di seluruh Indonesia, jadi nanti kami akan bersurat, terkait keluhan masyarakat Tarakan ini," ungkapnya.

Pemerintah akan selalu melakukan kontroling ke setiap SPBU yang ada di Tarakan, untuk memastikan kadarnya sudah sesuai.

"Dan untuk hari ini setelah kendaraan di isi BBM yang baru, teryata bagus kembali, semoga selanjutnya tidak ada lagi," tutupnya. (*nkh/).

Editor : Azwar Halim
#bbm #tarakan #kaltara #kerusakan #kendaraan bermotor #uji sampel #pertamina