TARAKAN - Tercatat sebanyak 5.297 pengunjung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan selama momen Hari Raya Idulfitri 1446 hijriah. Di momen lebaran tahun ini, Lapas Kelas II Tarakan membuka jam kunjungan sebanyak 2 sesi dalam sehari. Kunjungan dalam rangka lebaran dibuka selama 3 hari.
Kasubsi Registrasi Panji Praditya Utama menyebutkan, di hari pertama Lebaran didapati jumlah pengunjung mencapai 1.981 orang. Kemudian di hari kedua terdapat 2.121 orang yang mengunjungi Lapas Tarakan. Di hari ketiga Lebaran, jumlah pengunjung masih cukup signifikan yaitu mencapai 1.195 orang.
"Selama tiga hari jam kunjungan untuk hari Hari Raya Idul Fitri dibuka, tidak ada kejadian menonjol yang terjadi," ungkapnya.
Meski jumlah pengunjung membludak, namun pihaknya tidak ada menemukan temuan terkait dengan barang bawaan pengunjung yang mencurigakan.
"Memang sudah kita sosialisasikan kepada keluarga warga binaan dan melalui medsos juga. Kita sosialisasikan terkait dengan barang bawaan apa aja yang boleh dan yang nggak boleh," ujarnya.
Selama jam kunjungan di momen Lebaran dibuka, pihaknya mendapati barang bawaan pengunjung lebih banyak yaitu makanan. Di momen lebaran, para pengunjung diperbolehkan untuk makan bersama dengan Warga Binaan Masyarakat (WBP).
Baca Juga: Libur Lebaran, Pantai Binalatung Ramai Dikunjungi Warga Tarakan
"Untuk tiap harinya itu cuma sekitar 200-300 narapidana yang dibesuk," imbuhnya.
Setiap WBP pun di momen Lebaran diperbolehkan dikunjungi hingga 8 orang kerabatnya. Setelah membuka jam kunjungan dari Lebaran pertama hingga ketiga, pihaknya tidak membuka jam kunjungan pada hari Lebaran keempat dan kelima.
"Besok (Sabtu) akan kembali kita buka jam kunjungan lagi," pungkasnya. (zar)
Editor : Azwar Halim