TARAKAN - Lapas Kelas IIA Tarakan akan meningkatkan pengawasan terhadap para pengunjung selama dibukanya kunjungan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1446 hijriyah.
Dipastikan akan ada ratusan keluarga dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengunjungi Lapas Tarakan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri.
Kasubsi Registrasi Panji Praditya Utama mengatakan, untuk skema pengawasan bagi para pengunjung, nantinya para pengunjung akan melakukan registrasi terlebih dahulu. Setelah itu, akan dilakukan pemeriksaan barang bawaan dan penggeledahan badan oleh petugas lapas.
"Setiap sesinya, setiap satu WBP dapat dibesuki selama 30 menit. Karena bergantian dengan keluarga yang lainnya," tuturnya.
Pihak Lapas Tarakan pun sudah menyiapkan lima tempat khusus untuk para WBP bertemu dengan keluarganya.
"Biasanya mereka makan bareng dengan keluarganya dan itu sudah kita siapkan tempatnya," tuturnya.
Ia memastikan bahwa Lapas Tarakan akan memfasilitasi keluarga WBP untuk melakukan kunjungan di momen lebaran. Bahkan setiap satu WBP bisa dikunjungi hingga sepuluh orang kerabatnya.
Meski dipastikan jumlah kunjungan akan membludak, namun pihak Lapas Tarakan akan memperketat barang bawaan para pengunjung.
"Termasuk untuk makanan dalam bentuk bungkusan, itu kita minimalisir sebanyak 3 paket saja," tegasnya.
Panji menyampaikan di momen Idul Fitri tahun ini pihaknya akan membuka jam kunjungan sebanyak 2 sesi dalam sehari. Kunjungan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri akan dibuka selama 3 hari.
"Untuk sesi pertama yang pagi hari dari jam 09.00 Wita. Untuk yang sesi kedua kita mulai dari jam 13.30 sampai dengan jam 16.00 Wita," singkatnya. (zar/har)
Editor : Azwar Halim