Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Bandara Juwata Tarakan Pantau Penurunan Harga Tiket di Momen Lebaran

Eliazar Simon • Selasa, 25 Maret 2025 | 17:57 WIB
PENUMPANG TIBA : Penumpang yang tiba di Bandara Juwata Tarakan menjelang arus mudik.
PENUMPANG TIBA : Penumpang yang tiba di Bandara Juwata Tarakan menjelang arus mudik.

TARAKAN – Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Juwata Tarakan turut memantau harga tiket pesawat selama periode Lebaran.

Di momen Hari Raya Idul Fitri 1446 hijriyah, diketahui pemerintah telah memberlakukan kebijakan penurunan harga tiket domestik kelas ekonomi sebesar 13 hingga 14 persen, yang berlaku mulai 24 Maret hingga 7 April 2025.

Kepala BLU Kantor UPBU Juwata Tarakan Agustono mengatakan, untuk pengawasan terhadap harga tiket ini bertujuan memastikan kebijakan berjalan sesuai peraturan.

"Diskon ini diberlakukan sejak 24 Maret hingga 7 April," katanya.

Berdasarkan dari pantauan melalui media sosial menunjukkan banyak tiket untuk tanggal-tanggal tersebut sudah terjual habis.

Beberapa calon penumpang bahkan kesulitan mendapatkan tiket murah karena tingginya permintaan.

Menanggapi hal tersebut, Agustono menyampaikan bahwa ada kemungkinan beberapa tiket kembali tersedia akibat pembatalan reservasi.

"Tiket yang dibatalkan sering kali otomatis masuk kembali ke sistem dan bisa diakses oleh penumpang dalam daftar tunggu," ungkapnya.

Ia juga berharap maskapai mempertimbangkan penambahan frekuensi penerbangan jika memungkinkan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang selama periode lebaran.

Namun biasanya maskapai sudah memiliki sistem yang mengatur hal tersebut secara otomatis tanpa perlu intervensi manual.

"Kalau untuk tarif angkutan udara perintis tetap tidak terpengaruh oleh kebijakan diskon karena sepenuhnya disubsidi oleh pemerintah," sebutnya.

Pihak bandara juga memastikan operasional tetap berjalan lancar dengan jam operasional mulai pukul 6 pagi hingga 8 malam, meskipun terkadang dilakukan perpanjangan waktu karena rotasi pesawat.

Terkait isu tarif tiket pesawat yang sempat menjadi perhatian publik, Agustono menegaskan bahwa regulasi hanya mengatur harga tiket kelas ekonomi. Untuk tiket kelas bisnis, termasuk ekonomi premium, harganya disesuaikan mekanisme pasar.

"Biasanya mendekati hari keberangkatan, harga tiket kelas ini akan turun jika masih ada kursi yang belum terisi," imbuhnya.

Menurut Agustono, kelas bisnis ditujukan bagi penumpang yang mencari kenyamanan dan layanan tambahan dibandingkan kelas ekonomi.

Mengenai kompensasi keterlambatan penerbangan, ia menegaskan bahwa hak penumpang bergantung pada penyebab keterlambatan dan durasinya.

"Jika keterlambatan terjadi karena faktor cuaca, tidak ada kompensasi yang diberikan karena hal itu berada di luar kendali maskapai," pungkasnya. (zar)

Editor : Azwar Halim
#harga tiket #momen lebaran #pantau #penurunan #bandara juwata