TARAKAN - Terus bertambahnya penduduk Kota Tarakan membuat produksi sampah masyarakat turut mengalami peningkatan. Namun demikian, hal tersebut menjadi persoalan lantaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Hake Babu sudah sejak lama Berstatus overload yang belum dapat dipensiunkan.
Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan, Edhy Pujianto menerangkan di Ramadan produksi sampah yang masuk ke TPA Hake Babu mengalami peningkatan signifikan yakni sekitar 10 ton per hari.
Sehingga dikatakannya, kondisi ini membuat pihaknya harus lebih ekstra mendaur sampah di TPS 3R dan mengatur sampah yang masuk ke TPA Hake Babu agar tetap bisa tertampung.
"Tahun lalu kami mengalami sedikit kendala, di mana kita trouble tehknis di TPA Hake Babu kita sehingga itu membuat penanganan sampah yang ada khususnya di momen akhir Ramadan menjelang Idulfitri menjadi persoalan. Jadi berdasarkan catatan kami untuk sampah yang masuk ke TPA yang sudah overload ini rata-ratanya 160 ton per hari," ujarnya, Kamis (13/3). (zac)
Editor : Azwar Halim