TARAKAN - Salah satu destinasi wisata andalan Kota Tarakan, Taman Berlabuh, kini tidak seksi lagi di pandang mata. Terlihat banyak sekali jalan jebol dan rusak yang tak kunjung terperbaiki.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata (PDIP) Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar), Syahrun mengatakan, sebelumnya sudah ada perbaikan, namun belum terselesaikan karena keterbatasan anggaran.
"Taman berlabuh bagian dari prioritas, sudah dilakukan perbaikan namun tidak selesai karena anggarannya terbatas," jelasnya, Jumat (7/3).
Ia menerangkan sebelumnya anggaran telah dialokasikan untuk pembangunan fasilitas lain yang ada di taman berlabuh.
"Prioritas anggaran saat itu digunakan untuk pembangunan fasilitas lain seperti kios-kios pedagang, setelah itu baru fokus perbaikan, salah satunya jalan rusak," terangnya.
Pihaknya tengah berupaya berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan dan berharap ada alokasi dana lebih untuk perbaikan jalan di Taman Berlabuh.
"Perbaikan pasti kami usahakan, koordinasi bersama DLH telah dilakukan untuk mencari solusi agar anggaran yang tersedia saat ini dapat digunakan dengan efisien," ujarnya.
Salah seorang pengunjung Taman Berlabuh, Haikal mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi jalan di Taman Berlabuh yang menurutnya mengganggu kenyamanan pengunjung.
"Sayang sekali taman ini luput dari perawatan, padahal dulu ramai sekali pengunjung, jalan rusak dimana-mana gak enak banget dilihatnya," ungkapnya.
Dalam beberapa kurun waktu terakhir memang Taman Berlabuh terlihat kurang peminat dan sepi pengunjung, ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pemerintah kota Tarakan untuk merawat dan menjaga ekosistem di dalamnya. (*wld/)
Editor : Azwar Halim