Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Aksi Balap Liar Dibubarkan, 3 Remaja Diamankandi Tarakan

Radar Tarakan • Senin, 17 Februari 2025 | 11:00 WIB
SATSAMAPTA POLRES TARAKAN DIAMANKAN: Para remaja yang diduga ikut menonton Aksi balap liar berhasil diamankan oleh tim Patroli Presisi Satuan Samapta Polres Tarakan.
SATSAMAPTA POLRES TARAKAN DIAMANKAN: Para remaja yang diduga ikut menonton Aksi balap liar berhasil diamankan oleh tim Patroli Presisi Satuan Samapta Polres Tarakan.

TARAKAN - Aksi balap liar yang terjadi di Jalan P. Sumatera, Kelurahan Pamusian, Tarakan Tengah tepatnya di depan Stadion Datu Adil Tarakan berhasil dibubarkan oleh tim Patroli Presisi Satuan Samapta Polres Tarakan pada Minggu (16/2) dini hari. Beberapa remaja berhasil diamankan saat itu.

Kapolres Tarakan, AKBP Adi Saptia Sudirna melalui Kasat Samapta Iptu Imran Tawainella mengatakan, pembubaran aksi balap liar yang dilakukan pihaknya setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

Saat itu didapati ada beberapa remaja yang sedang berkumpul dan diduga akan melakukan aksi balap liar.

"Sekitar pukul 04.00 Wita anggota patroli langsung ke sana," katanya.

Didapati para pelaku balap liar langsung membubarkan diri saat melihat Patroli Presisi Satsamapta. Hanya beberapa remaja yang diduga akan menonton aksi balap liar tersebut berhasil diamankan.

Selain itu turut diamankan motor para remaja tersebut lantaran didapati menggunakan knalpot brong.

"Yang kita amankan ini teman-temannya ini yang menonton sebanyak 4 orang. Ada 3 motor yang menggunakan knalpot brong kita amankan," ungkapnya.

Para remaja yang diamankan tersebut pun akan dilakukan pembinaan oleh pihaknya. Sementara untuk motor yang menggunakan knalpot brong akan diserahkan ke Satlantas Polres Tarakan guna penindakan lebih lanjut.

Terkait dengan para pelaku yang melakukan balap liar, didapati berhasil melarikan diri. Diakui Imran, para pelaku balap liar saat itu menggunakan modus baru agar tidak diketahui oleh petugas.

Hal tersebut yang membuat petugas tidak berhasil mengamankan para pelaku lantaran langsung melarikan diri.

"Mereka itu berkeliling dulu untuk melihat situasi. Kalau dilihat situasi aman, mereka langsung atur posisi dan langsung balapan. Jadi tidak disusun dulu baru balapan," bebernya.

Dilanjutkan Imran, diduga para pelaku balap liar merupakan anak di bawah umur. Kemudian untuk mengantisipasi aksi balap liar yang kerap terjadi di bulan Ramadan, pihaknya memastikan akan meningkatkan patroli. Khususnya di wilayah yang sering dijadikan tempat untuk balap liar.

Dari pantauan pihaknya, wilayah yang sering dijadikan tempat untuk balap liar yaitu di depan Islamic Center, Jalan Yos Sudarso dan di Jalan Mulawarman tepatnya di depan Bandara Juwata Tarakan dan di depan Stadion Datu Adil.

"Patroli kami akan semakin intens, dari jam 10 sampai jam 4 pagi akan tetap kami lakukan. Mereka ini biasa bermain di subuh hari yaitu di jam 3 sampai jam 4," pungkasnya. (zar/lim)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #balap liar #patroli #Pamusian