TARAKAN - Harga ikan segar yang dijual di pasar tradisional Kota Tarakan mengalami kenaikan akibat cuaca buruk masih terjadi di perairan Tarakan, kenaikan harga dipicu hasil tangkapan nelayan yang menurun.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi perubahan cuaca ekstrem akan berlangsung hingga Maret.
Adapun harga kenaikan ikan terjadi pada ikan Layang naik menjadi Rp 35 ribu, ikan Tongkol Rp 35 ribu, ikan Kombong Rp 35 ribu per kilogramnya, rata-rata kenaikan mencapai Rp 10 ribu, yang harga sebelumnya hanya Rp 25 ribu per kilo.
Salah seorang pedagang ikan di Pasar Tradisional Tenguyun, Bahar mengatakan, harga ikan naik akibat sebagian nelayan takut melaut akibat cuaca buruk yang beresiko bagi keselamatan nelayan.
"Banyak nelayan tidak melaut, karena cuaca buruk, membuat pasokan ikan ke pasar berkurang, akibatnya harganya juga melambung," katanya, Senin (3/1).
Sementara itu, salau satu ibu rumah tangga, Inezta mengatakan, kenaikan harga ikan sangat terasa, padahal termasuk konsumsi utama keluarganya.
"Tidak hanya mahal, stok ikan yang biasanya banyak dan bervariasi saat ini sangat sedikit," ujar Inezta.(*nkh/jnr)
Editor : Azwar Halim