TARAKAN - Sejak beberapa tahun terakhir kinerja Pemadam Kebakaran (PMK) menjadi sorotan masyarakat Indonesia atas kontribusinya dalam menanggani persoalan masyarakat.
Mulai dari fungsi utama memadamkan kebakaran, PMK juga aktif melakukan evakuasi hewan, melepaskan cincin, mengevakuasi anak yang terjebak di mobil bahkan yang terbaru menangkap seorang maling di Kotawaringin Barat.
Sehingga tidak mengherankan jika aksi heroik PMK menuai pujian masyarakat Indonesia. Sehingga kondisi ini membuat sebagian masyarakat menilai perlunya perhatian bagi lembaga PMK guna menunjang dan memaksimalkan pelayanan di masyarakat, salah satunya peremajaan sarana dan prasarana (sarpras).
Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (PMK) Tarakan Sofyan mengungkapkan, saat ini kondisi PMK Tarakan memerlukan perhatian khusus. Ia berharap perlu adanya perhatian khusus pada lembaga yang menjalankan banyak peran sosial di masyarakat.
"Tapi di suatu sisi peran PMK tidak kalah urgent dengan TNI-Polri bahkan peran damkar sangat krusial karena kita tahu tugas damkar ini bukan hanya memadamkan kebakaran tapi juga menjalankan tugas non kebakaran seperti mengevakuasi hewan, membantu masyarakat yang kena musibah bahkan sampai membantu anak-anak yang terjepit di pagar. Sampai kalau kita lihat di medsos begitu banyak pujian masyarakat terhadap peran pemadam kebakaran," ujarnya, Jumat (17/1).
"Saat ini personil secara keseluruhan ada 75 orang, itu belum termasuk PPPK yang sekarang berproses jadi calon ASN. Tapi tetap juga kekurangan, karena 1 unit PMK itu bukan hanya operator, tapi ada banyak posisi. Ada nosel man, sopir, komandan regu, operator radio, crew suplai air," sambungnya.
Namun demikian, sejauh ini pihaknya cukup berterimakasih terhadap kehadiran lembaga masyarakat yang peduli terhadap musibah kebakaran dalam membantu tugas PMK.
Namun demikian, tentunya lembaga tersebut memiliki kewenangan dan kemampuan terbatas dalam penanganan di lapangan.
"Beruntungnya kita ada lembaga masyarakat seperti korlakar dan kelompok masyarakat di kelurahan yang kami latih juga untuk membantu kami jika terjadi kebakaran. Kami sangat terbantu," pungkasnya. (zac).
Editor : Azwar Halim