TARAKAN - Meningkatnya realisasi investasi Kota Tarakan yang menembus angka Rp 8,4 triliun pada triwulan II Tahun 2024. Membuat capaian realisasi investasi Kota Tarakan terus mengalami trend positif dari tahun ke tahun. Sehingga capaian ini dianggap sebuah keberhasilan mengingat sejauh pemerintah kota (Pemkot) terus berupaya meningkatkan investasi masuk ke Kota Tarakan. Kendati demikian, apakah peningkatan realisasi investasi memberi dampak langsung ke masyarakat?.
Saat dikonfirmasi, Praktisi sekaligus Akademisi Ekonomi dari Universitas Borneo Tarakan (UBT) Dr Margiyono S.E, M.Si menerangkan, pihaknya cukup mengapresiasi capaian realisasi investasi kota Tarakan. Menurutnya hal ini tidak terlepas dari peran pemerintah dalam berupaya merayu investor untuk masuk ke Kota Tarakan.
Namun demikian, menurutnya meski capaian tersebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, namun seharusnya hal ini memberi dampak nyata bagi daerah yakni pembangunan, perekonomian, penyerapan tenaga kerja dan layanan pemerintah.
"Pertama-tama saya ingin mengapresiasi atas capaian realisasi investasi kota Tarakan yang mencapai 8,4 trilliun di Triwulan II. Ini tidak terlepas dari masuknya berbagai investor ke Kota Tarakan baik investor kecil sampai investor raksasa seperti perusahaan bubur kertas yang saya sempat baca menjadi penyumbang investasi terbesar. Memang kalau saya lihat dalam 2-3 tahun terakhir itu lebih kepada investasi padat modal atau Capital Oriented, sehingga hal ini memiliki pengaruh besar terhadap realisasi investasi," ujarnya, (18/10).
"Tapi kalau ditanya apakah realisasi investasi ini memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Jawabannya kita lihat sejauh mana pembangunan infrastruktur, layanan Pemerintah dan program di daerah, dan sebesar apa penyerapan kerja kepada masyarakat. Terlepas dari keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan investasi realisasi dari tahun ke tahun, tentunya hal itu memerlukan dampak nyata bagi masyarakat baik dari segi program, layanan, dan pembangunan," sambungnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT