TARAKAN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan mencatatkan 800 pemilih pemula dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024. Pemilih pemula tersebut saat ini menjadi sasaran bagi Disdukcapil untuk perekaman e-KTP.
Kepala Disdukcapil Tarakan, Hery Purwono mengatakan, dari data pihaknya pada Juni 2024, untuk presentase wajib KTP di Kota Tarakan telah mencapai 99,30 persen dari total 170 ribu penduduk Tarakan.
"Jadi untuk 0,70 persen itu jumlahnya 1.200 orang, dan 800 di antaranya itu pemilih pemula," katanya.
Ia menambahkan, sebagai bentuk tindaklanjut yang dilakukan, pihaknya akan jemput bola ke sekolah-sekolah untuk perekaman data biometrik pemilih pemula.
Dari 800 pemilih pemula, hanya tersisa 400 lagi yang belum melakukan perekaman. Pihaknya akan mengutamakan perekaman data pemilih pemula.
"Kalau kendalanya saat ini, kalau kita ke sekolah itu siswanya tidak ada karena bertepatan dengan PKL. Jadi pemilih pemula ini kelas 12 jadi itu yang kita kejar agar suaranya tidak hilang saat pilkada," bebernya.
Selain pemilih pemula, pihaknya juga menggencarkan melakukan perekaman ke penduduk dewasa yang belum memiliki KTP. Biasanya perekaman belum dilakukan, lantaran beberapa penduduk yang tidak ada di Tarakan.
Meski begitu, layanan perekaman data untuk pembuatan KTP ini akan tetap pihaknya lakukan saat hari H pemilihan.
Sejauh ini pihaknya juga sudah melakukan berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk menginformasikan kepada warganya agar segera melakukan perekaman KTP.
"Berkaca pada Pemilu Februari lalu pas hari H pemilihan itu banyak biasanya yang datang untuk melakukan perekaman, untuk cetak KTP juga. Nanti akan tetap fasilitasi meski itu libur nasional," tutupnya. (zar/lim)
Editor : Azwar Halim