TARAKAN - Aksi perkelahian dua kelompok remaja di Kelurahan Sebengkok RT 15 pada Selasa (23/4) lalu, sekira pukul 23.00 Wita didapati viral di media sosial. Melalui video amatir yang tersebar, didapati dua kelompok remaja berkelahi bahkan merusak rumah warga.
Ketua RT 15 Kelurahan Sebengkok, Abdul Hamid mengatakan, berdasarkan informasi dari warga yang rumah dipecahkan akibat perkelahian tersebut, aksi dua kelompok remaja tersebut dipicu setelah adanya dua orang remaja berkelahi dari lingkungan yang berbeda.
"Awalnya yang kelahi itu anak dari belakang Hotel Ramayana dan berkelahi dengan remaja sekitar sini," katanya.
Tak terima dengan perkelahian tersebut, salah satu remaja tersebut memanggil beberapa temannya. Dari situ lah dua kelompok remaja tersebut berkelahi. Atas kejadian tersebut, salah satu kaca rumah warga pecah. Diakui Hamid, saat ini permasalahan tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian.
"Yang jelas motif awalnya itu pasti karena mereka sering ngumpul di situ. Sudah pernah juga di adukan ke polisi biar sering patroli ke situ juga," ucapnya.
Di lokasi yang merupakan eks kebakaran tersebut, diakui Ketua RT 15, pernah dijadikan tempat sekumpulan remaja yang meminum-minuman keras hingga tengah malam. Namun saat ini sudah jarang terlihat lantaran sudah ada lampu penerangan di lokasi tersebut.
"Mereka bahkan pernah membuat semacam arit dari pipa dipakai untuk berkelahi. Tapi itu sudah berkurang karena masyarakat bergerak untuk membubarkan itu," imbuhnya.
Sementara itu, Kasat Sabhara Polres Tarakan, Iptu M. Imran Tawainella menuturkan, aksi perkelahian tersebut dibubarkan oleh tim Patroli Motor Satsamapta setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.
"Kita dapat informasi dari keributan di eks Pasar Batu sebengkok. Setelah tiba di TKP didapati sekelompok anak-anak muda sedang tawuran atau berkelahi. Akhirnya kita lerai. Sudah kita tangani bersama Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tarakan," pungkasnya. (zar/lim)
Editor : Azwar Halim