Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tegaskan Keterbukaan Penghitungan Suara

Azwar Halim • Sabtu, 17 Februari 2024 | 10:26 WIB

 

Taufik Akbar Komisioner KPU Tarakan FOTO: AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
Taufik Akbar Komisioner KPU Tarakan FOTO: AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Hingga saat ini proses perhitungan perolehan suara memasuki tingkat Kecamatan. Sehingga Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) masih melakukan proses perhitungan di masing-masing Kecamatan di Kota Tarakan. Diprediksi, KPU memerlukan waktu beberapa minggu untuk menyelesaikan perhitungan hingga ke Tingkat Kota sebelum diumumkan.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Tarakan, Taufik Akbar mengungkapkan hari ini perhitungan memasuki tingkat kecamatan. Dan sampai saat ini petugas PPK masih bekerja setidaknya diprediksi hingga 10 hari ke depan menyelesaikan proses perhitungan di Kelurahan. Namun begitu proses perhitungan bisa dilakukan lebih cepat bergantung jumlah suara pemilih pada setiap kecamatan.

"Kalau perolehan suara belum ada masih proses di tingkat Kecamatan masing-masing inj baru nanti malam dimulai. Kalau kita di KPU tidak ada laporan sementara kami hanya menunggu laporan berjenjang secara manual. Nanti sudah selesai semuanya sampai perhitungan di tingkat Kota baru akan dirilis," ujarnya, Jumat (16/2).

"Tapi untuk prosesnya itu bisa Diupdate ke Kecamatan bisa. Perhitungan dilaksanakan terbuka bisa disaksikan semua saksi. Sampai di tingkat kota pun bisa disaksikan cuma untuk rilisnya menunggu semua hasil kemudian kita umumkan secara resmi," sambungnya.

Sejauh ini tidak ada persoalan pada proses perhitungan suara dan ia berharap tidak ada persoalan sampai proses perhitungan selesai. Dikatakannya, perhitungan tak luput dari perhatian semua pihak sehingga jika terjadi kesalahan maka hal tersebut akan disadari bersama.

"Untuk estimasi lamanya 10 hari bisa lebih cepat tergantung jumlah penduduk. Alhamdulillah sejauh ini tidak ada laporan dugaan kecurangan atau persoalan lainnya pada proses perhitungan semua berjalan lancar, tidak ada persoalan semua saksi menerima perhitungan itu," tukasnya.

"Seluruh proses perhitungan atau distribusi logistik itu diawasi pihak kepolisian dan Bawaslu. Yang kedua setelah selesai itu langsung di distribusikan ke tempat selanjutnya. Prosesnya semua dilaksanakan secara terbuka dan bisa disaksikan saksi peserta pemilu," lanjutnya.

"Kalau misalnya ada dugaan kecurangan, contoh misalnya saat sedang direkap ni ada yang tidak sesuai dengan angka-angka misalnya, semua pihak mengikuti dan mencatat perkembangannya kalau dari satu pihak ada yang merasa tidak sesuai dicocokan saja dengan yang lain. Kan semua mencatat perkembangannya sampaikan saja ke dalam rapat," katanya.

Menanggapi adanya isu miring terkait pelaksanaan pemilu di berbagai daerah, menurutnya hal tersebut merupakan hal lumrah. Mengingat setiap pemilu ada pihak yang menang dan kalah. Sehingga menurutnya tidak semua pihak dapat menerima hasil pemilu dengan lapang dada.

"Cuma sampai saat ini dari TPS hingga ke Kecamatan tidak ada masalah. Semua data cukup sesuai dan tidak ada pihak yang merasa dicurangi atau sebagainya. Kami berharap tidak ada persoalan dalam proses perhitungan hingga selesai di tingkat kota," terangnya.

"Kami menegaskan semua proses dilakukan dengan transparansi dan itu direkap bersama. Jadi kalau ada dugaan, asumsi, isu terkait dugaan kecurangan tinggal kita buktikan saja datanya. Biasa dalam pemilu kan ada pihak yang menang dan yang kalah. Pasti ada saja pihak yang tidak puas dengan hasil pemilu, itu sudah menjadi bagian dari siklus kontestasi politik," tambahnya. (zac/lim)

 

Editor : Azwar Halim
#kpu #tarakan #kaltara