Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pelabuhan Tengkayu I SDF, Saraswati Ayu Widya membenarkan jika saat ini belum ada lonjakan arus mudik secara signigfikan di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan.
“Peningkatan belum signifikan, masih sekitar dua persen dari hari biasa,” kata Saraswati.
Berdasarkan pengalaman tahun tahun sebelumnya peningkatan penumpang arus mudik terjadi pada H-3 atau H-2 Natal dan tahun baru.
“Dari data yang kami himpun rata rata penumpang yang berangkat 3.000 sampai 3.500 per hari, yang datang juga sampai 3.000 sampai 3.500 per hari, atau 6.000 sampai 7.000 penumpang yang beraktivitas setiap hari di pelabuhan Tengkayu I,” ungkap Saraswati.
Belum ada peningkatan yang signifikan saat ini bisa disebabkan karena belum memasuki jadwal libur utamanya untuk ASN dan karyawan swasta.
“Karena belum ada lonjakan penumpang yang signifikan, belum ada penambahan armada. Armada saat ini masih bisa mengangkut jumlah penumpang yang adasekarang,” terang Sarawasti.
Namun ramp chek pada speedboat reguler maupun nonreguler tetap dilakukan. Paling banyak speedboat tujuan Tanjung Selor baik keberangkatan maupun kedatangan.
“Setiap tahun yang jelas selalu ada kenaikan cuma tidak sebanyak saat menjelang hari raya Idul Fitri,” kata Sarawasti.
Untuk jadwal keberangkatan juga belum ada perubahan masih seperti hari biasa pukul 07.00 WITA sampai 16.00 WITA. Ada 40 armada di ramp chek.
“Jadi seluruh armada sudah dilakukan pemeriksaan rutin. Kalau yang nonreguler, kami imbau untuk selalu mengedepankan aspek keselamatan,"jelasnya.
Namun kata Sarawasti, jika terjadi lonjakan signifikan, pihaknya akan melakukan penyesuaian termasuk pada kebutuhan keberangkatan. Ia memastikan tidak ada kenaikan harga tiket angkutan pada Nataru sehingga ia mengimbau kepada masyarakat agar langsung membeli tiket pada loket pembelian.
"Nanti akan dilihat jika ada peningkatan signifikan tentu akan diupayakan penambahan (armada). Kalau untuk kendaraan yang masuk kami sudah mengimbau agar kendaraan pribadi tidak masuk sampai area dermaga,” ungkap Saraswati.
Namun untuk penindakan armada yang masuk dermaga bukan kewenangan mereka, karena pihaknya hanya fokus untuk keberangkatan dan kedatangan speedboat.
Sementara untuk Posko Terpadu Nataru baru dibuka mulai hari ini (19/12) berdasarkan rapat dengan instansi terkait. (zac/ana) Editor : Azwar Halim